Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (20 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
Tak Berkategori 25 Januari 2026, 09:30 WIB 1,278 PDF

Status Plt Bupati Lampung Tengah Belum Definitif, Ketua Laskar Lamteng Minta KPK Usut Tuntas

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Status Plt Bupati Lampung Tengah Belum Definitif, Ketua Laskar Lamteng Minta KPK Usut Tuntas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LAMPUNG TENGAH, INFODESANEWS | Status I Komang Koheri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah hingga kini belum ditetapkan secara definitif. Kondisi ini terjadi di tengah proses hukum yang masih berjalan atas kasus korupsi yang menjerat Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Desember 2025.

Komang Koheri ditunjuk sebagai Plt Bupati Lampung Tengah setelah menerima surat tugas dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada 17 Desember 2025, menyusul penangkapan Ardito Wijaya pada 10 Desember 2025. Hingga kini, belum ada keputusan terkait pelantikan Komang Koheri sebagai bupati definitif.

Kepastian kepemimpinan Lampung Tengah masih menunggu perkembangan penanganan perkara oleh KPK. Dalam kasus tersebut, Ardito Wijaya telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pemerintah daerah.

Berdasarkan keterangan resmi KPK, Ardito Wijaya diduga meminta fee proyek sebesar 15 hingga 20 persen dari sejumlah kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Total aliran dana yang diterima Ardito Wijaya disebut mencapai Rp5,75 miliar, yang sebagian besar diduga digunakan untuk melunasi utang kampanye Pilkada 2024.

Sementara itu, laporan dana kampanye pasangan Ardito Wijaya–I Komang Koheri ke KPU Lampung Tengah tercatat sekitar Rp600 juta, sehingga memunculkan spekulasi publik terkait sumber pembiayaan kampanye tersebut.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Laskar Lampung Tengah Yunisa Putra meminta KPK mengusut kasus ini secara menyeluruh dan tanpa pengecualian.

“Kami meminta KPK memeriksa semua pihak yang diduga terlibat. Tidak boleh ada yang kebal hukum, termasuk pejabat yang saat ini menjabat,” kata Yunisa Putra, Senin.

Menurut Yunisa, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Lampung Tengah telah berdampak serius terhadap pembangunan daerah dan kepercayaan publik.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat masih menunggu kepastian apakah Plt Bupati Komang Koheri akan ditetapkan sebagai bupati definitif atau justru terseret dalam pengembangan perkara.

“Jika terbukti ada keterlibatan, KPK harus bertindak tegas dan memanggil siapa pun, termasuk Wakil Bupati,” ujarnya.

Dikutip dari pernyataan KPK dalam konferensi pers di Jakarta, uang hasil korupsi yang diterima Ardito Wijaya digunakan antara lain untuk dana operasional pribadi sebesar Rp500 juta dan pembayaran pinjaman bank senilai Rp5,25 miliar yang diduga terkait kebutuhan kampanye.

Hingga saat ini, I Komang Koheri masih menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Lampung Tengah. Dalam beberapa kesempatan, ia menyatakan komitmennya untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama masa transisi kepemimpinan.**Romo/Red.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #Tak Berkategori #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi