Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 21 Maret 2020, 21:59 WIB 458 PDF

Sudah Tahu Dalam Pengawasan, PDP Virus Corona Malah “Rewang” Tetangga Hajatan

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sudah Tahu Dalam Pengawasan, PDP Virus Corona Malah “Rewang” Tetangga Hajatan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Seorang ibu dijemput oleh petugas medis menggunakan pakaian alat pelindung diri lengkap pada Rabu (18/3/2020) malam.

Ia dijemput oleh mobil ambulans RSUD Dr Moewardi Solo untuk menjalani isolasi intensif. Sebelumnya ia dikarantina mandiri, namun masih pergi ke acara kumbokarnan.

Winarto, lurah tempat ibu yang menjadi suspect Corona tersebut membantah adanya tiga informasi warganya yang positif Virus Corona.

Sebab warganya tersebut masih suspect dan masih menunggu hasil tes laboratorium.

Winarto sempat membentuk satuan tugas (satgas) mandiri untuk memantau aktivitas seorang pasien suspect Virus Corona di wilayahnya.

Pembentukan itu dilakukan sebelum pasien dijemput tim kesehatan berpakaian alat pelindung diri dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo. “Satgasnya itu berasal dari tetangga sekitar rumah pasien, mereka ikut mengawasi aktivitasnya,” tuturnya.

Winarto juga mengaku terus memantau dengan menelepon pasien untuk memastikan tetap di rumah dan kondisinya sehat.

Dikutip dari TribunSolo.com, Jumat (20/3/2020), pemantauan tersebut nampaknya kurang efektif pasalnya apa yang diutarakan pasien tidak sesuai dengan kenyataannya.

Sebab saat disidak oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, suspect tersebut malah sedang berada di acara kumbokarnan.

“Kemarin pernah disidak Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, diperiksa ke rumahnya ternyata rewang di acara kumbokarnan,” terang Winarto.

Sebelum suspect tersebut dijemput petugas dan dibawa ke RS Dr Moewardi, Winarto mengaku sempat didatangi beberapa petugas kesehatan.

Petugas tersebut mengatakan, ada warganya yang akan dijemput. “Petugasnya mengatakan kepada saya, ‘pak warganya ini mau tidak mau harus kami jemput’,” kata dia.

Usai dijemput, Winarto memutuskan untuk mengisolasi 17 rumah warga yang berada di sekitar rumah tinggal suspect.

Isolasi dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona yang saat ini telah menjadi pandemi.

Isolasi tersebut merupakan inisiatifnya lantaran akses masuk dan keluar lingkungan itu hanya satu. “Itu inisiatif saya untuk mengisolasi 17 rumah, apalagi akses masuk-keluarnya cuma satu,” katanya.(*)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi