Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (38 menit yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (41 menit yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (50 menit yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (15 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (22 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Mei 2025, 17:17 WIB 884 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Talud Penahan Jalan di Desa Ledok Ambrol Dihantam Banjir Deras

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Talud Penahan Jalan di Desa Ledok Ambrol Dihantam Banjir Deras
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Todanan pada Senin sore, 19 Mei 2025, mengakibatkan banjir di Desa Ledok. Akibat derasnya arus air, talud penahan jalan di beberapa titik mengalami ambrol dan rusak parah.

Dok. Tampilan saat banjir, Senin, 19 Mei 2025 sore.

Beberapa hari setelah air surut, tampak jelas sejumlah talud jebol karena tidak mampu menahan kuatnya tekanan air pada saat kejadian. Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada badan jalan serta mengancam akses warga di sekitar lokasi.

Kepala Desa Ledok, Mintoyo, menjelaskan bahwa kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat banyaknya infrastruktur desa yang rusak.

“Kerusakan cukup besar, terutama pada talud dan bagian jalan yang tergerus air. Kami berharap segera ada perbaikan, apalagi ini baru memasuki awal musim hujan,” ujar Mintoyo, Selasa (20/5/2025).

Sementara itu, Jais (45), salah satu warga setempat, juga berharap pemerintah dapat memberikan bantuan penanganan sementara agar kerusakan tidak semakin meluas.

“Kalau dibiarkan lama, kerusakan bisa makin parah. Kami berharap ada bantuan cepat untuk memperkuat bagian yang jebol,” ungkapnya.

Pihak pemerintah desa berencana melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait guna menindaklanjuti kerusakan akibat banjir tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi agar ada langkah penanganan darurat sebelum dilakukan perbaikan permanen,” imbuh Kades Mintoyo.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, warga Desa Ledok diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan di wilayah tersebut.**Red/Ar.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi