Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 29 November 2022, 23:20 WIB 2,401 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tokoh Masyarakat Dayak Sebut Kabareskrim Korban Fitnah

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tokoh Masyarakat Dayak Sebut Kabareskrim Korban Fitnah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PONTIANAK – Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto diminta untuk tetap fokus melakukan penegakan hukum walau saat ini mendapat serangan fitnah. Kinerja Komjen Agus dinilai masih tetap berada di relnya.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Satria Borneo Raya (SABER), Agustinus S.Pd sekaligus tokoh masyarakat adat Dayak, di Pontianak, Selasa (29/11/2022).

“Kerja cepat pak Agus menggulung geng Sambo itu menunjukan komitmen beliau pada penegakan hukum. Isu-isu dan fitnah yang disebar belakangan ini adalah upaya menjatuhkan kredibilitas pak Agus, kita tidak percaya itu,” katanya.

Agustinus yang pernah menjabat Ketua Umum Pasukan Merah TBBR periode 2019 hingga Mei 2022 ini yakin Kabareskrim tidak terlibat dalam bisnis-bisnis ilegal. “Justru geng Sambo lah yang berada dibelakang bisnis-bisnis itu,” tegasnya.

Ia menilai apa yang dilakukan Kabareskrim dengan membongkar rekayasa pembunuhan Brigadir J justru membuktikan masih ada aparat kepolisian kita yang komit dengan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

“Rasanya masyarakat awam sekalipun akan paham, fitnah-fitnah yang disebar itu adalah balas dendam karena rekayasa geng Sambo bisa dibongkar Kabareskrim,” katanya lagi.

Namun begitu ia berharap ada ketegasan dari pimpinan Polri untuk segera mengambil tindakan tegas atas apa yang terjadi saat ini. Polri diyakininya sangat solid dan tidak bisa dipecah belah.

“Namun fitnah dan isu-isu yang menyebar di masyarakat itu sedikit banyak dapat menganggu kinerja Kabareskrim, padahal banyak agenda bangsa ini yang harus dikerjakan Kabareskrim,” tambahnya.

Kalau ini dibiarkan, lanjut tokoh masyarakat Adat Dayak ini, bukan tidak mungkin sebentar lagi akan muncul fitnah baru lagi untuk Kabareskrim. Mereka akan mencari-cari hal-hal lain untuk menjatuhkan Komjen Agus.

“Beberapa fitnah dan isu itu tidak mempan, sehingga akan dicari-cari lagi yang lain hingga membuat masyarakat percaya, ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat di Kalimantan Barat selama ini melihat kinerja Kabareskrim yang jauh dari hinggar bingar namun banyak kasus terselesaikan.”Artinya pak Agus sungguh-sungguh ingin menempatkan hukum pada rel nya,” katanya lagi.

Agustinus pun minta Komjen Agus Andrianto untuk tidak terpengaruh atas fitnah-fitnah itu.”Masyarakat semua tahu koq, siapa tukang rekayasa dan mana yang benar-benar menegakkan hukum,” tutupnya.(@Gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi