Kamis, 24 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (3 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (9 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (17 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (19 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (19 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (19 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (20 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 13 Juli 2020, 18:48 WIB 2,296 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

WALIKOTA SOLO ; Masyarakat Diminta Waspada !

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

WALIKOTA SOLO ; Masyarakat Diminta Waspada !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Bertambahnya angka jumlah positif COVID-19, maka Kota Solo memposisikan berstatus zona hitam. Meskipun indikatornya belum ke arah zona hitam namun penambahan jumlah positif perhari terdapat 18 warga Solo, di mana sebagian banyak dari klaster RS Moewardi. Hal ini dikatakan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (13/07).

“Dengan disampaikan Pak Ahyani, jika Kota Solo zona hitam itu benar agar masyarakat lebih waspada dan hati-hati. Virus itu kan enggak kelihatan. Apalagi mak glekbiasane 1 dan 2, lah kemarin ada 18 orang,” ungkapnya.

Dari angka kumulatif mencapai 63 orang terkonfirmasi dengan rincian 18 dirawat, Rudy mengatakan cukup banyak. Biasanya hanya satu hingga dua orang, tapi ada tambahan sebanyak itu maka menjadi dasar menyampaikan jika Kota Solo zona hitam. Ini bentuk shock terapi bagi masyarakat supaya waspada dan hati-hati, di mana zona hitam indikatornya 60% dari jumlah penduduk positif COVID-19. Sedangkan jumlah di Kota Solo mencapai 500-an ribu orang.

“Ini bukan berlebihan. Supaya masyarakat waspada setelah penambahan ini. Jadi, Solo ini mau dikatakan Solo zona hitam itu ya benar semua ambruk (ditaruh-red) di Solo. Pasien semua di Solo, di RS Moewardi penuh sekarang,” jelasnya.

Penambahan dari rumah sakit ini dikatakan jika pihak RS Moewardi sudah dipanggil setelah izin Gubernur Jawa Tengah karena rumah sakit provinsi.

Dengan demikian, rumah sakit tidak ada lagi laporan terlambat dan ditutup-tutupi karena Tenaga Kesehatan 25 orang diketahui 10 warga Solo. Dengan zona hitam, maka masyarakat waspada dan bisa jadi berubah status zona hijau, di mana status sebenarnya belum zona hitam.”Dalam hal ini, kita tidak lagi menggunakan status Kejadian Luar Biasa (KLB) tapi sudah menggunakan Perppu Bencana Non-Alam. Sedangkan KLB hanya di awal, sebelum Perppu diberlakukan waktu itu,” terangnya.

Lebih lanjut, jika pihaknya melakukan penyemprotan di zona merah ataupun dianggap zona hitam yakni di Jebres dan Mojosongo. Sedangkan indikator untuk zona hitam di kelurahan tersebut jika 7% orang positif dari 70.000 penduduk di sana. Kemudian, penyemprotan sekaligus ditutup Pasar Harjodaksino karena satu pedagang dari Sukoharjo meninggal dunia akibat COVID-19. (*/hr)

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi