Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 13 Juli 2020, 18:48 WIB 2,336 PDF

WALIKOTA SOLO ; Masyarakat Diminta Waspada !

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

WALIKOTA SOLO ; Masyarakat Diminta Waspada !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Bertambahnya angka jumlah positif COVID-19, maka Kota Solo memposisikan berstatus zona hitam. Meskipun indikatornya belum ke arah zona hitam namun penambahan jumlah positif perhari terdapat 18 warga Solo, di mana sebagian banyak dari klaster RS Moewardi. Hal ini dikatakan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (13/07).

“Dengan disampaikan Pak Ahyani, jika Kota Solo zona hitam itu benar agar masyarakat lebih waspada dan hati-hati. Virus itu kan enggak kelihatan. Apalagi mak glek, biasane 1 dan 2, lah kemarin ada 18 orang,” ungkapnya.

Dari angka kumulatif mencapai 63 orang terkonfirmasi dengan rincian 18 dirawat, Rudy mengatakan cukup banyak. Biasanya hanya satu hingga dua orang, tapi ada tambahan sebanyak itu maka menjadi dasar menyampaikan jika Kota Solo zona hitam. Ini bentuk shock terapi bagi masyarakat supaya waspada dan hati-hati, di mana zona hitam indikatornya 60% dari jumlah penduduk positif COVID-19. Sedangkan jumlah di Kota Solo mencapai 500-an ribu orang.

“Ini bukan berlebihan. Supaya masyarakat waspada setelah penambahan ini. Jadi, Solo ini mau dikatakan Solo zona hitam itu ya benar semua ambruk (ditaruh-red) di Solo. Pasien semua di Solo, di RS Moewardi penuh sekarang,” jelasnya.

Penambahan dari rumah sakit ini dikatakan jika pihak RS Moewardi sudah dipanggil setelah izin Gubernur Jawa Tengah karena rumah sakit provinsi.

Dengan demikian, rumah sakit tidak ada lagi laporan terlambat dan ditutup-tutupi karena Tenaga Kesehatan 25 orang diketahui 10 warga Solo. Dengan zona hitam, maka masyarakat waspada dan bisa jadi berubah status zona hijau, di mana status sebenarnya belum zona hitam.”Dalam hal ini, kita tidak lagi menggunakan status Kejadian Luar Biasa (KLB) tapi sudah menggunakan Perppu Bencana Non-Alam. Sedangkan KLB hanya di awal, sebelum Perppu diberlakukan waktu itu,” terangnya.

Lebih lanjut, jika pihaknya melakukan penyemprotan di zona merah ataupun dianggap zona hitam yakni di Jebres dan Mojosongo. Sedangkan indikator untuk zona hitam di kelurahan tersebut jika 7% orang positif dari 70.000 penduduk di sana. Kemudian, penyemprotan sekaligus ditutup Pasar Harjodaksino karena satu pedagang dari Sukoharjo meninggal dunia akibat COVID-19. (*/hr)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi