Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (20 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 31 Maret 2026, 17:51 WIB 771 PDF

Warga Sambongrejo Tutup Akses Jalan, Protes Kerusakan Akibat Proyek IJD

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Sambongrejo Tutup Akses Jalan, Protes Kerusakan Akibat Proyek IJD
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sambongrejo Bersatu menggelar aksi damai dengan menutup akses jalan menuju Dukuh Gunungrowo, Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Selasa (31/03/2026). Aksi ini dipicu oleh kekecewaan warga atas rusaknya jalan desa akibat aktivitas kendaraan berat milik PT Mitra Wardhana, kontraktor proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Japah-Tunjungan.

Pantauan di lokasi, warga menanam pohon pisang dan memasang portal bambu di tengah jalan sebagai bentuk protes. Mereka menilai aktivitas truk molen pada proyek senilai Rp 27,9 miliar yang bersumber dari APBN 2025 tersebut telah merusak infrastruktur jalan desa tanpa ada upaya perbaikan dari pihak kontraktor.

Koordinator aksi, Keluk Peristawahan, menegaskan bahwa warga pada dasarnya mendukung pembangunan infrastruktur pemerintah. Namun, ia menyayangkan janji PT Mitra Wardhana yang hingga kini belum direalisasikan untuk memperbaiki jalan di Dukuh Gunungrowo yang terdampak.

“Kami mendukung penuh pembangunan jalan, namun kami menagih janji PT Mitra Wardhana untuk memperbaiki kerusakan jalan desa kami akibat aktivitas kendaraan berat mereka,” ujar Keluk di lokasi aksi.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Blora yang dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Iptu Agus Wibowo. Tak lama berselang, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Nidzamudin Al Hudda, tiba untuk berdialog dengan warga.

Dalam mediasi tersebut, dicapai kesepakatan bahwa kerusakan jalan desa akan segera dikoordinasikan dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Inpres Jalan Daerah untuk langkah perbaikan prosedural. Sebagai langkah darurat, pemerintah menjanjikan perbaikan sementara menggunakan batu gosok.

Nidzamudin menyatakan komitmennya untuk menjembatani aspirasi masyarakat agar pihak terkait segera bertanggung jawab.

“Kerusakan yang diakibatkan aktivitas kendaraan berat PT Mitra Wardhana ini akan kami koordinasikan dengan PPK Inpres Jalan Daerah untuk segera dilakukan perbaikan. Untuk langkah awal, akan dilaksanakan perbaikan sementara dengan penggrosokan batu,” jelasnya.

Mendengar penjelasan tersebut, warga membuka kembali portal jalan dan membongkar tanaman pohon pisang. Mereka memberikan tenggat waktu satu minggu kepada pemerintah daerah untuk merealisasikan janji perbaikan tersebut.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kasihumas AKP Midiyono, mengonfirmasi situasi telah kembali kondusif. Penutupan jalan yang sempat berlangsung singkat berakhir setelah adanya kesepakatan antara warga dan Dinas PUPR.

“Sekitar pukul 13.50 WIB, warga membubarkan diri dengan tertib. Kami pastikan akses jalan sudah kembali normal dan situasi Kamtibmas di wilayah Tunjungan aman terkendali,” pungkas AKP Midiyono.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi