Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Juni 2023, 15:36 WIB 1,650 PDF

Wujudkan Kedaulatan Pangan, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Bantu Pemerintah

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wujudkan Kedaulatan Pangan, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Bantu Pemerintah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – Ketua MPR RI sekaligus Dosen Tetap Pascasarjana S3 Universitas Borobudur dan Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Doktor Ilmu Hukum UNPAD serta Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Prof. Dr. Jamal Wiwoho S.H M,Hum, melantik Ketua Ikatan Alumni Fakultas Pertanian UNS (IKATANI UNS) Dina Hidayana serta para pengurus IKATANI lainnya.

Sekaligus menyaksikan penandatanganan MoU antara IKATANI UNS dengan Rektor UNS, Pemimpin Cabang Surakarta PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Direktur Utama Perum Perhutani, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas serta Dekan Fakultas Pertanian.

“Sebagai alumni Fakultas Pertanian, IKATANI UNS memiliki tanggungjawab moral memajukan sektor pertanian di Indonesia. Berbagai ilmu yang didapat semasa kuliah, harus diimplementasikan secara nyata di lapangan untuk membantu pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan. Sehingga kita tidak lagi bergantung kepada impor.

“Karena itu, gagasan Presiden Joko Widodo mendirikan food estate dengan membuka lahan pertanian seluas 165.000 hektar di Kalimantan Tengah patut didukung oleh semua kalangan yang bergelut di sektor pertanian,” ujar Bamsoet usai menyaksikan pelantikan pengurus IKATANI UNS, di Auditorium GPH Haryo Mataram, Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo Jawa Tengah, Jumat (23/6/23).

Turut hadir jajaran Rektorat UNS, antara lain Rektor Jamal Wiwoho, Ketua Senat Akademik Adi Sulistiyono, Ketua Dewan Profesor Suranto Tjiptowibisono, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Ahmad Yunus, Wakil Rektor Bidang Umum dan SDM Muhtar, serta Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Kuncoro Diharjo. Hadir pula Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, masa depan Indonesia bukanlah berada di pusat bisnis perkotaan. “melainkan berada di desa sebagai penyedia utama pertanian.

Pandemi Covid-19 harusnya telah membuka mata semua pemangku kebijakan, mulai pemimpin daerah hingga pusat untuk menyadari bahwa kedaulatan terhadap pangan harus diutamakan. “tidak bisa lagi Indonesia bergantung kepada impor.

“Memberikan makan kepada 267 juta penduduk, sebenarnya bukanlah hal sulit. Mengingat Indonesia dianugerahi tanah yang subur untuk pertanian, laut yang luas untuk perikanan, maupun udara segar untuk perkebunan. Tidak ada yang tidak bisa ditanam disini. Tinggal bagaimana kita mengelolanya secara bijak,” kata Bamsoet dihadapan awak media.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen padi Indonesia pada tahun 2022 mencapai sekitar 10,45 juta hektar.

“Disisi lain, Laporan Global Hunger Index 2022 mengenai Tingkat Kelaparan Negara Dunia, menempatkan Indonesia di urutan ke-77 dari 121 negara dengan perhitungan skor Global Hunger (GHI) sebesar 17,9.

“Menjadikan Indonesia memiliki level kelaparan yang moderat. selain itu, perlu diwaspadai perubahan iklim yang berdampak pada ketahanan pangan negara.

“Selain pemerintah, berbagai pihak yang berada di dunia pertanian seperti IKATANI UNS, juga harus memberikan perhatian khusus terhadap berbagai komoditi pertanian. Antara lain para petaninya, pasar-bursa, harga,pergudangan resi, modal, pembiayaan dan pinjaman serta penjaminan-off takers.

Perlu adanya reformasi dan integrasi kebijakan serta mekanisme terhadap berbagai komoditi tersebut. ” sehingga ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia tetap terjamin, tidak terimbas dampak perubahan iklim maupun berbagai tantangan lainnya,” cetus Bamsoet. (@Gus Kliwir)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi