Oknum Guru SDN 1 Sukabanjar Diduga Melakukan Palecehan Seksual

PENDIDIKAN42 Dilihat

Lampung Selatan, Infodesanews.com — Diduga cabuli belasan siswa, seorang guru di SDN 1 Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, menghilang.

Berdasarkan penelusuran Infodesanews.com oknum guru agama yang berinisial MJ (59) melakukan perbuatan tidak senonoh dengan meremas dan mengelus kemaluan para siswanya. Perbuatan cabul terhadap siswa putra itu dilakukannya sejak lama, hanya saja tidak ada yang berani cerita.

“Kalau murid cewek tidak pernah di remas-remas. Punya saya diremas-remas sejak kelas IV,” kata RK (12) salah seorang siswa kelas VI.

Perbuatan yang tidak senonoh itu dilakukan oleh oknum guru agama di ruang kelas . Dengan modus menyuruh muridnya mencabuti uban, saat itulah siswa yang mencabuti uban dipegang-pegang kemaluannya.

“Dengan mamasukan tangannya guru itu ke celana dan meremas dan mengelus kemaluan saya,” katanya.”kata RK salah satu siswa yang menjadi korban MZ.

Salah seorang ibu orang tua siswa warga Dusun Sandaran II, Desa Sukabanjar Kecamatan Sidomulyo mengatakan jika perbuatan oknum guru itu sudah menjadi buah bibir.

“Terbongkarnya tindakan oknum guru yang tak senonoh terhadap siswa laki-laki, ini pekan lalu, karena ada yang lapor ke orang tuanya, sehingga menjadi buah bibir di Desa,”kata dia Kepada Infodesanews.com Rabu (8/11/2017) sekitar pukul 15.30.WIB.

Dijelaskan, hampir seluruh siswa yang menjadi muridnya mengalami hal yang sama, tapi orang tua korban tidak ada yang melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian, Sekolah atau ke Kepala Desa.

“Kalau tidak percaya tanya satu-satu keliling desa, kalau sudah menjadi korban,” ujar ibu rumah tangga itu, yang enggan namanya di sebutkan.

Menurut penjaga sekolah SDN 1 Sukabanjar Robani (50) mengatakan bahwa oknum guru yang dimaksud sudah tiga hari tidak mengajar.

“Sejak senin kemarin tidak masuk kerja,” ujarnya.

Sementara itu Kepala sekolah SDN 1 Sukabanjar Kecamatan Sidomulyo Katirin saat di konfirmasi oleh awak media melalui telepon selulernya, tidak mengangkat meskipun nada tersambung. Begitu juga dengan pesan singkat, tidak dibalas.

Kepala Desa Sukabanjar, Asikin mengaku tidak tahu secara pasti permasalahan yang dialami warganya.

“Saya baru tahu tadi, itupun masih belum jelas,” katanya.

Asikin berencana memanggil oknum guru itu, untuk diminta keterangan mengenai perbuatanya menjadi buah bibir yang berkembang saat ini.

“Kebetulan oknum itu warga sini juga, nanti saya minta keterangannya terlebih dahulu,” kata Asikin lagi.

Ditempat terpisah, Kapolsek Sidomulyo AKP Bushriyanto mengatakan jika pihaknya tidak mengetahui permasalahan yang dialami belasan siswa SDN 1 Sukabanjar itu.

“Belum monitor, karena belum ada yang laporan,” katanya singkat. ( SG)