Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (4 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (6 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (6 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (6 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (6 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (21 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
INFODESA 06 Maret 2026, 09:14 WIB 1,132 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

12 Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Talang Baru Bangun Jalan Sendiri Tengah Malam

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

12 Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Talang Baru Bangun Jalan Sendiri Tengah Malam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Kesabaran masyarakat Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, tampaknya mulai habis. Ruas Jalan Ajisman Makam yang menghubungkan Desa Talang Baru dengan Bandar Dalam sepanjang kurang lebih 4 kilometer disebut sudah lebih dari 12 tahun tidak pernah tersentuh pembangunan.

Kondisi jalan yang masuk dalam ruas 142 Talang Baru–Bandar Dalam itu kini rusak parah. Saat hujan turun, badan jalan berubah menjadi lumpur pekat yang menyulitkan kendaraan melintas. Tak sedikit pengendara roda dua harus mendorong motornya agar bisa melewati jalur tersebut.

Ironisnya, di tengah kondisi infrastruktur yang memprihatinkan itu, warga justru terpaksa turun tangan memperbaiki jalan secara swadaya. Bahkan perbaikan dilakukan hingga malam hari dengan penerangan seadanya demi menimbun bagian jalan yang rusak.

Kepala Desa Talang Baru, Ahmadi, mengakui kondisi tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Ia menilai wajar jika warga mulai mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap akses vital tersebut.

“Kalau dihitung-hitung sudah lebih dari 12 tahun jalan ini tidak pernah dibangun. Padahal ini akses utama warga. Wajar kalau masyarakat kecewa,” kata Ahmadi pada infodesanews.com, Jum,at (6/3/2026)

Menurutnya, gotong royong yang dilakukan warga hanya solusi darurat agar jalan masih bisa dilewati kendaraan. Namun jika tidak ada pembangunan permanen, kerusakan dikhawatirkan akan semakin parah.

“Warga ini bukan menuntut macam-macam, mereka hanya ingin jalan yang layak. Selama ini mereka sabar, bahkan memperbaiki sendiri. Tapi tentu masyarakat berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” tegasnya.

Bagi masyarakat Desa Talang Baru dan Bandar Dalam, jalan tersebut bukan sekadar jalur biasa. Akses itu menjadi urat nadi aktivitas warga, mulai dari mobilitas harian, akses pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian.

Kini masyarakat berharap pemerintah daerah segera meninjau langsung kondisi ruas Talang Baru–Bandar Dalam dan memasukkannya dalam prioritas pembangunan infrastruktur, agar warga tidak terus bergantung pada perbaikan swadaya yang sifatnya sementara. (red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi