Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (13 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESANEWS TV 14 September 2025, 16:07 WIB 1,770 PDF

UMBUL DONGO, Ormas dan Budayawan Solo Komitmen Jaga Keamanan

Kabiro Surakarta
Oleh: Kabiro Surakarta • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

UMBUL DONGO, Ormas dan Budayawan Solo Komitmen Jaga Keamanan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

SOLO – INFODESANEWS | Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) bersama budayawan menggelar doa bersama bertajuk umbul dungo di Plaza Sriwedari, Kamis (11/9/2025), sembari menyerukan komitmen menjaga keamanan kota.

Ketua Forum Budaya Mataram (FBM), BRM Dr Kusumo Putro, menegaskan Kota Solo sebagai kota budaya tidak boleh dibiarkan hancur akibat ulah provokator. Ia yang juga berprofesi sebagai advokat mendesak aparat penegak hukum segera bertindak cepat.

“Solo dibangun puluhan tahun dengan susah payah, jangan sampai dirusak oleh orang-orang yang bukan warga asli. Kami mendesak polisi segera menangkap dan menghukum pelaku kerusuhan sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kusumo.

Selain mendesak penindakan, Kusumo mengingatkan agar pejabat daerah maupun pusat berhati-hati dalam berbicara sehingga tidak memantik kemarahan publik yang bisa memicu kericuhan baru.

Ketua Umum Persatuan Anak Bangsa Surakarta (PABS), Dosy Marta, selaku penyelenggara acara, menilai absennya pejabat Solo dalam doa bersama menunjukkan lemahnya komitmen mereka terhadap masyarakat.

“Doa bersama ini kami gelar agar pejabat, wakil rakyat, dan masyarakat bisa duduk bareng, berdoa, serta berkomitmen menjaga Solo tetap damai. Tapi sayang, pejabat yang diundang justru tidak hadir,” sindir Dosy.

Doa bersama ini diikuti ormas, pedagang, pengayuh becak, juru parkir, hingga elemen masyarakat lain yang sepakat, bahwa Solo harus dijaga, dan pelaku kerusuhan wajib diproses hukum secepatnya. (*/redslo)

Oleh: Kabiro Surakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESANEWS TV #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Kabiro Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi