Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (11 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (13 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (15 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (15 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (15 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 02 Agustus 2018, 05:54 WIB 1,342 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Polda Jateng Berhasil Ungkap Begal Dengan Modus Sebagai Anggota Polisi

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polda Jateng Berhasil Ungkap Begal Dengan Modus Sebagai Anggota Polisi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SEMARANG, INFODESANEWS.COM – Wilayah Jateng menjadi sasaran beroperasinya komplotan begal yang mengincar mobil boks dan kendaraan pribadi, dalam melancarkan aksinya mereka menyamar sebagai anggota polisi lengkap dengan seragam dinas serta lampu pengatur lalu lintas.

“dalam sebulan terakhir ini Subdit ll Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap tiga kelompok begal dengan 10 tersangka. Kelompok pertama di bawah kendali Robert alias Obet yang terdiri empat tersangka,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, rabu (1/8/2018), kepada Media.

Condro mengatakan, Kelompok ini beraksi di daerah Batang, Slawi-Tegal, Pekalongan, Lamongan Jatim, dan Bandung. Modusnya, mereka menyamar sebagai anggota polisi dan melakukan curas terhadap mobil boks.

Menurutnya, Kelompok kedua di bawah asuhan Mujiyanto alias Bagol terdiri dari dua tersangka. Mereka juga menyamar sebagai anggota polisi agar aksinya tidak diketahui warga. Kelompok ini mengincar kendaraan yang mengangkut bahan baku pembuatan wig dan alis palsu.

Ditambahkan Condro, Mereka beraksi di wilayah yang sentra produksi alis mata dan wig, arahnya menuju Purbalingga (sentra pembuatan wig). TKP-nya Blora, Purworejo, dan Purbalingga. Barang bukti yang diamankan berupa satu mobil bermuatan 1,5 ton bahan wig senilai Rp750 juta.

kelompok ketiga, lanjutnya, berasal dari Palembang-Lampung yang terdiri empat tersangka. Mereka mengintai orang-orang yang baru keluar mengambil uang dari bank. Kelompok ini banyak beraksi di Slawi-Tegal dan Pemalang, dengan cara memecah kaca mobil nasabah bank.

“Total kerugian, barang senilai Rp1,6 miliar, uang Rp250 juta, dan tiga unit truk boks. Sedangkan yang sudah diamankan oleh petugas berupa barang senilai Rp1,3 miliar, uang tunai Rp150 juta, dan satu truk boks serta dua mobil. Selain itu, juga empat sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan,” ujar Condro. (ndi)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi