Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 28 Juli 2025, 22:54 WIB 1,520 PDF

4 Kepala Daerah Luwu Raya Kumpul dengan Walikota Makasar, Ada Apa

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

4 Kepala Daerah Luwu Raya Kumpul dengan Walikota Makasar, Ada Apa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SULSEL, INFODESANEWS – 4 (empat) kepala daerah dari wilayah Luwu Raya bertemu dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana di hotel Novotel Makassar, pada Minggu malam, 27 Juli 2025 kemarin.

Dalam pertemuan tersebut hadir yakni, Penjabat Wali Kota Palopo Firmanza DP, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Wakil Bupati Luwu Dhevy Bijak Pawindu, dan Wakil Bupati Luwu Timur Hj. Puspawati Husler, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana dan Dandim Makasar.

Diketahui dalam rekaman video pertemuan yang beredar, para kepala daerah menyepakati pentingnya langkah pencegahan. Mereka menegaskan bahwa insiden yang sempat memanas suasana bukanlah konflik antarkelompok atau persoalan kedaerahan, melainkan murni konflik antar oknum mahasiswa.

Mereka berkumpul untuk membahas dinamika sosial yang muncul akibat peredaran informasi di media sosial yang dinilai memicu keresahan.

Munafri menyebut pertemuan ini sebagai upaya preventif agar situasi tak semakin memburuk. Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan harus dilakukan bersama, dengan melibatkan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Tujuan utama pertemuan ini adalah mencari solusi damai dan memastikan persoalan yang sempat viral di media sosial dapat diselesaikan bersama-sama,” ujar Munafri Arifuddin.

Berdasarkan informasi dihimpun, gelombang kepulangan mahasiswa asal Luwu dari Makassar yang dipicu oleh penyebaran hoaks dikhawatirkan akan mengganggu proses perkuliahan. Pemerintah daerah pun mengimbau mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi dan tetap fokus pada pendidikan.

“Kami berharap semua pihak mengedepankan akal sehat dan menjaga harmonisasi,” ujar Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim pada media ini, Senin 28/7/2025 malam via whatsapp.

Untuk diketahui bahwa, sebelumnya sumber konflik ini diduga berasal dari pertikaian antara dua organisasi mahasiswa daerah, IPMIL RAYA (Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu) dan PMTS (Persatuan Mahasiswa Tau Sianangkang), yang bermula dari dinamika internal di Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Konflik itu kemudian meluas, menyeret identitas daerah ke dalam arena pertikaian. Aksi penyisiran dan kekerasan mengarah pada bentuk kekerasan identitas, dengan mahasiswa tertentu menjadi target karena asal daerah mereka.

Andi Rahim panggilan akrab Bupati Luwu Utara, membantah berbagai informasi yang beredar di media sosial yang dinilai menyesatkan. Ia menegaskan bahwa isu-isu seperti penebasan kepala mahasiswa hingga sweeping kendaraan berpelat DP itu hoax atau tidak benar.

“Kami sudah mendapatkan informasi yang utuh tadi malam bahwa, banyak info di media sosial yang ternyatata hoaks. Kami imbau mahasiswa tetap fokus belajar dan tidak terpancing isu,” sebut Bupati Luwu Utara.

Andi Rahim juga mengapresiasi langkah proaktif Pemkot Makassar, Kepolusian dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan mahasiswa dan masyarakat.

Sementara itu juga Dhevy Bijak Pawindu, Wakil Bupati Luwu menyampaikan keprihatinannya atas kepulangan sejumlah mahasiswa ke kampung halaman karena rasa takut akibat isu-isu yang beredar ri media sosial. Ini mengganggu proses belajar mereka, ungkapnya prihatin.

” Kami terus menyampaikan ke masyarakat bshwa situasi sebenarnya aman. Mahasisws tidak perlu takut untuk kemvali beraktivitas,” pesan Dhevi panggilan akrab Wakil Bupati Lywu yang juga mantan anggota DPR RI.***Benny/Yustus

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi