UNGARAN, INFODESANEWS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-497 Kabupaten Semarang, digelar pentas wayang kulit yang menghadirkan lima dalang kondang asal daerah setempat. Acara budaya ini berlangsung meriah di Alun-Alun Tambakboyo, Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (17/3) malam.
Lima dalang yang tampil antara lain dalang bocah Athan Allan Dharmasaputra dari Bergas, dalang remaja Ridho asal Tengaran, serta tiga dalang senior yaitu Ki Harsono Baruklinting (Banyubiru), Ki Jaryono (Karangjati), dan Ki Sudomo. Pentas ini turut dihadiri oleh Bupati Semarang H. Mundjirin, jajaran pejabat Pemkab Semarang, serta masyarakat yang antusias menyaksikan pertunjukan budaya tersebut.
Salah satu penonton, Susilo, warga Ambarawa yang juga penggemar wayang kulit, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. “Pentas wayang kulit seperti ini perlu diagendakan secara rutin. Selain menampilkan dalang asli Kabupaten Semarang, acara ini juga menjadi cara untuk nguri-uri atau melestarikan budaya Jawa,” ujarnya.
Pendapat senada disampaikan Ambarwati, warga lain yang menilai penampilan dalang bocah menjadi daya tarik tersendiri. “Dengan adanya dalang bocah, anak-anak akan lebih tertarik mencintai budaya Jawa, khususnya wayang kulit,” ungkapnya.
Menurutnya, Athan Allan Dharmasaputra, yang masih duduk di bangku SD di Salatiga, merupakan dalang muda berprestasi dan kerap tampil di berbagai ajang budaya. “Kami sangat mengapresiasi panitia yang peduli melestarikan budaya perwayangan. Semoga ke depan lebih banyak dalang bocah yang tampil agar generasi muda makin mencintai wayang,” pungkasnya.
Pentas wayang kulit ini menjadi salah satu rangkaian acara penting dalam peringatan HUT Kabupaten Semarang ke-497, sekaligus bentuk nyata pelestarian budaya Jawa di era modern.**Ndi.