Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 Juli 2018, 06:07 WIB 978 PDF

ACT Ajak Masyarakat Untuk Maslahat Berqurban Idul Adha 2018

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

ACT Ajak Masyarakat Untuk Maslahat Berqurban Idul Adha 2018
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com – Global Qurban tahun ini kembali mengajak masyarakat untuk bersama meluaskan maslahat kurban dan Idul Adha 2018 Global Qurban mengusung tema Indonesia Berqurban dan Dunia Menikmatinya.

Branch Manager Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah Sri Suroto, mengatakan, Indonesia Berqurban mencerminkan semangat Global Qurban untuk merekatkan kebersamaan masyarakat Indonesia melalui momen ibadah kurban. Kebersamaan ITU bukan semata-mata untuk diri sendiri, namun juga untuk dunia.

“Momen kurban tahun ini berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Ini menjadi momen yang tepat untuk menguatkan semangat kebangsaan dan mempererat persatuan. Tahun lalu kita buktikan bagaimana kebersamaan masyarakat Indonesia mampu meluaskan maslahat kurban hingga pelosok negeri dan negara-negara yang terdampak bencana dan krisis kemanusiaan. Tahun ini insyaAllah akan lebih banyak masyarakat yang bergabung dalam semangat berbagi kebahagiaan kurban ini,” terangnya saat peluncuran Indonesia Berqurban, Kamis (19/7/2018).

Menurutnya, setiap tahunnya perayaan Idul Adha selalu membawa serta spirit meraih takwa dan membahagiakan sesama. Ibadah kurban menjadi momen umat muslim untuk semakin mendekatkan diri pada ilahi, sekaligus merekatkan tali silaturahmi kepada saudara sebangsa atau bahkan lintas negara.

Indonesia negara berpenduduk muslim terbesar di dunia senantiasa menunjukkan multi-sisi ibadah kurban ini, yang terekam dalam delapan tahun perjalanan Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Tahun lalu, lanjutnya, Global Qurban menyapa 250 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia serta 40 negara pra-sejahtera maupun yang terpapar krisis kemanusiaan. Jumlah wilayah jangkauan distribusi kurban ini meningkat dan tahun ini Global Qurban akan membawa amanah kurban masyarakat Indonesia ke 265 kabupaten/kota di 34 provinsi Indonesia dan 45 negara.

Giyanto selaku Program Staff ACT Jawa Tengah, menuturkan, target wilayah distribusi mencakup pelosok negeri di mana mayoritas masyarakatnya sangat membutuhkan, sedangkan untuk wilayah distribusi di Jawa Tengah akan menjangkau 35 kabupaten/kota dengan target 22.500 penerima manfaat.

“Saudara di pelosok Jawa Tengah akan kami sapa. Rencana distribusi kurban dari Lumbung Ternak Masyarakat (LTM) Sambong, Cepu, Blora didistribusikan ke tujuh zona meliputi Solo Raya, Banyumas, Pati, Kedu, Semarang Raya, Pekalongan dan Tegal,” ujarnya

Menurutnya, untuk segmen implementasi kurban tidak hanya di pelosok Jawa Tengah tetapi juga lokasi yang sering terdampak bencana alam, seperti di Trimulyo, Semarang dan Sayung, Demak.

Global Qurban, dia menambahkan menggulirkan dua program baru pada momen kurban tahun ini. Program itu di antaranya adalah Kapal Qurban dan Dapur Qurban. Dua program ini tidak hanya menjadi ikhtiar untuk meluaskan nikmat kurban, namun juga sebagai ikhtiar untuk mempererat persatuan bangsa.

Sementara itu, momen kebersamaan juga akan dirasakan melalui program Dapur Qurban yang akan menyasar wilayah pra-sejahtera di tujuh zona distribusi kurban di Jawa Tengah.

Momen ini, tutur Giyanto, diwujudkan dengan santap bersama menu utama daging kurban yang dimasak dengan sajian khas kuliner daerah setempat. Ini membantu masyarakat betul-betul menikmati kebersamaan saat Idul Adha, termasuk yang mungkin hari itu tak memiliki bahan makanan lainnya kecuali daging kurban.

“Pada momen kurban tahun ini akan dinikmati oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari mereka yang mampu hingga mereka yang membutuhkan. Baik itu di dalam negeri maupun luar negeri. Idul Adha itu mempersatukan umat. Jadi benar Idul Adha adalah hari besar umat Islam dengan segala kebersamaannya, bahkan lintas benua,” pungkasnya. (Ndi)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi