Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (39 menit yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (3 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (4 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (4 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (4 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (5 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (19 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
INFODESA 02 April 2026, 17:34 WIB 421 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Anggota DPRD Lamsel dari Demokrat, Achmad Johani Minta PPPA Hadirkan Psikolog Klinis

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggota DPRD Lamsel dari Demokrat, Achmad Johani Minta PPPA Hadirkan Psikolog Klinis
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, Achmad Johani menyoroti meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan penanganan serius dan komprehensif, tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga pemulihan psikologis korban.

Menurutnya, selama ini perhatian terhadap korban masih lebih banyak berfokus pada proses penegakan hukum, sementara aspek pendampingan mental dan trauma healing belum maksimal dilakukan.

“Korban kekerasan, terutama perempuan dan anak, membutuhkan penanganan khusus. Tidak cukup hanya proses hukum, tapi juga pemulihan kondisi psikologis mereka. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan pada infodesanews.com, usai rapat pansus di di ruang Banggar DPRD setempat, Kamis (2/4/2026)

Ia pun mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan agar dapat menghadirkan tenaga psikolog klinis sebagai bagian dari layanan perlindungan terpadu.

Keberadaan psikolog klinis dinilai penting untuk memberikan pendampingan intensif kepada korban, mulai dari asesmen kondisi mental hingga proses pemulihan trauma secara berkelanjutan.

“Sudah saatnya ada psikolog klinis yang benar-benar standby dan terlibat langsung dalam penanganan kasus. Ini penting agar korban bisa pulih secara mental dan kembali menjalani kehidupan dengan baik,” tegas legislator dari besutan partai yang berlambang bintang mercy itu.

Selain itu, ia juga mendorong adanya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga lembaga sosial masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Fraksi Demokrat, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada perlindungan perempuan dan anak, termasuk mendorong penguatan anggaran serta program-program yang lebih konkret di lapangan.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin Lampung Selatan menjadi daerah yang aman dan ramah bagi semua,” pungkasnya. (Redaksi infodesanews)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi