Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (4 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (6 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (8 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (8 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (8 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (9 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (23 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 11 Januari 2026, 19:15 WIB 2,503 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerindra Dwi Riyanto: Seni dan Budaya Tumbuh dari Alam yang Dijaga

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerindra Dwi Riyanto: Seni dan Budaya Tumbuh dari Alam yang Dijaga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Di bawah naungan Pohon Merbau terbesar di Lampung, Acara Puncak Srawung Seni Sawah ke-5 Wayang Lampung dengan lakon Keratuan Balau digelar bukan sekadar sebagai pertunjukan seni, melainkan sebagai pernyataan sikap budaya dan lingkungan.

Pohon tua yang berakar kuat itu menjadi simbol hubungan manusia dengan alam—tentang kesabaran, keberlanjutan, dan ingatan kolektif yang harus dijaga lintas generasi.

Sebanyak 50 penyaji seni dari berbagai daerah dan luar, tampil dalam perhelatan ini, mulai dari tari, musik, teater, hingga wayang menambah kemeriahan kegiatan Srawung Seni Sawah yang dipusatkan di dusun Girijaya 1 Desa Triharjo Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Minggu (11/1/2026)

Seniman mancanegara dari Ekuador, Meksiko, dan Jepang, seniman nasional dari berbagai kota di Indonesia, serta seniman daerah Lampung dari sanggar, komunitas, pelajar hingga perguruan tinggi, bertemu dalam satu ruang alam yang hidup.

Ragam tari tradisional dan tari kreasi disuguhkan berdampingan, menandai bahwa kebudayaan, seperti alam, tumbuh melalui perawatan dan keberanian beradaptasi.

Tak ketinggalan Seni sastra Lampung hadir sebagai penutur nilai, menyampaikan pesan moral tentang pentingnya merawat kearifan lokal di tengah tekanan zaman dan eksploitasi lingkungan.

Di bawah pohon yang sama, nampak seorang Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Gerindra, Dwi Riyanto duduk sederhana menikmati seluruh rangkaian acara hingga senja menjelang magrib.

Kehadirannya menjadi simbol dukungan moral bahwa pelestarian budaya tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap lingkungan tempat budaya itu tumbuh.

Pohon Merbau berdiri sebagai saksi: ketika seni dirawat, alam dihormati; ketika alam dijaga, kebudayaan menemukan akarnya.

Srawung Seni Sawah pun menjelma ruang refleksi bahwa menjaga seni berarti menjaga lingkungan, dan menjaga lingkungan adalah merawat masa depan.

Pelestarian seni dan budaya harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. Pohon Merbau ini menjadi simbol bahwa kebudayaan Lampung tumbuh dari alam yang dijaga.

“Melalui kegiatan seperti Srawung Seni Sawah, kita tidak hanya merawat warisan budaya, tetapi juga menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kearifan lokal dan lingkungan kepada generasi muda,” ujar Dwi Riyanto, Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Gerindra itu. (red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi