Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (19 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (22 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Februari 2020, 18:50 WIB 1,495 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Anggota Pendam Dipenogoro Diharamkan Mendekati Narkoba

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggota Pendam Dipenogoro Diharamkan Mendekati Narkoba
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SEMARANG, INFODESANEWS – Indonesia masih menjadi salah satu negara favorit bagi jaringan peredaran Narkoba Internasional. Terbukti dengan diringkusnya 9 anggota sindikat narkoba jaringan internasional di Aceh dan Tanjung Balai Sumatera Utara, serta banyaknya pengungkapan kasus narkoba di berbagai wilayah.

Untuk Mengantisipasi dan mencegah peredaran Narkoba, serta untuk meyakinkan prajurit dan PNS Pendam IV/Diponegoro terhindar dari penyalahgunaan Narkoba, maka dilakukan pengecekan urin yang dilakukan secara acak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) yang dilaksnakan setiap tiga bulan sekali.

“Bagi prajurit dan PNS Pendam IV/Diponegoro diharamkan mendekati, lebih-lebih memakai, mengedarkan atau bahkan menjadi bandar Narkoba”, ujar Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, S.I.P., M.A.P. disela-sela penyuluhan kesehatan yang dirangkai dengan pelaksanaan program P4GN di Aula Pendam IV/Dipoegoro, Rabu (19/02/20).

Kegiatan P4GN diawali penyuluhan kesehtan Head Stroke dan Corona oleh Tim Kesdam IV/Diponegoro yang terdiri dari Kapten Ckm Suswanto, Letda Ckm dr. Dodi dan Serka Erfan. Usai pemberian materi, Kapendam menunjuk anggotanya secara acak untuk dilakukan cek urine dengan diawasi oleh Provost dan Paurpam.

“Kegiatan P4GN ini sengaja dilakukan secara mendadak, agar diperoleh hasil yang akurat bahwa anggota Pendam IV/Diponegoro benar-benar bersih dan terbebas dari Narkoba.” Tambahnya

Dari 20 personel yang diambil sample, tidak satupun yang terindikasi memakai obat-obat terlarang atau Narkoba. Semoga ini benar-benar bersih dan kedepan anggota Pendam jangan sampai ada yang terlibat Narkoba, pungkas Letkol Kav Susanto.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi