LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus mematangkan rencana menghadirkan Krakatau Historical Corner di lingkungan Kantor Bupati sebagai ruang edukasi sekaligus penguat identitas daerah berbasis sejarah.
Rencana tersebut mengemuka dalam audiensi antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dengan Rektor Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Rustono Farady Marta, di ruang kerja Sekda setempat, Selasa (7/4/2026).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas konsep pengembangan sudut sejarah yang akan mengangkat narasi besar letusan Gunung Krakatau sebagai peristiwa global yang memiliki keterkaitan erat dengan Lampung Selatan.
Sekda Supriyanto menyampaikan, keberadaan Krakatau Historical Corner diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap ruang kantor, tetapi juga menjadi media edukasi yang hidup bagi masyarakat dan generasi muda.
“Ini bagian dari upaya kita merawat sejarah sekaligus memperkuat identitas daerah. Krakatau bukan hanya peristiwa, tetapi warisan yang harus terus dikenalkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, konsep yang disiapkan akan memadukan unsur visual, dokumentasi sejarah, serta narasi kronologis yang mudah dipahami. Dengan demikian, pengunjung—baik masyarakat umum, pelajar, maupun tamu daerah—dapat memperoleh pemahaman utuh tentang dampak dan makna peristiwa tersebut.
Sementara itu, pihak UIM menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam penyusunan konten hingga pengemasan konsep agar lebih informatif dan menarik.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Lampung Selatan dalam membangun citra daerah berbasis sejarah dan kearifan lokal, sekaligus menjadikan kantor pemerintahan sebagai ruang yang tidak hanya administratif, tetapi juga edukatif.
Dengan hadirnya Krakatau Historical Corner, Pemkab berharap semangat dari sebuah bencana besar dapat bertransformasi menjadi kekuatan identitas yang membanggakan bagi masyarakat Lampung Selatan. (Red/sumber diskominfo)