Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 01 Mei 2025, 17:02 WIB 514 PDF

ASN di Sabbang Tikam Dua Teman di Pesta Ballo’, Harusnya Jadi Panutan di Masyarakat

Kabiro Luwu
Oleh: Kabiro Luwu • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

ASN di Sabbang Tikam Dua Teman di Pesta Ballo’, Harusnya Jadi Panutan di Masyarakat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SULSEL, INFODESANEWS – Insiden berdarah terjadi di Kelurahan Marobo, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, saat seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial PR (40) mengamuk dan menikam dua temannya menggunakan badik dalam pesta minuman tradisional (ballo’), Minggu malam, 27 April 2025, sekitar pukul 19.00 WITA.

Kejadian ini menggemparkan warga setempat dan memicu perhatian luas setelah beredar informasi bahwa pelaku merupakan oknum ASN yang aktif bertugas di salah satu instansi di Luwu Utara.

Kapolsek Sabbang, IPTU Jusman, saat dikonfirmasi pada Rabu (30/4/2025), membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa penikaman terjadi di rumah salah satu rekan pelaku yang juga menjadi tempat berlangsungnya pesta minuman keras tradisional ballo’.

“Pelaku sempat menghubungkan ponsel miliknya ke speaker aktif untuk karaoke, namun gagal tersambung. Ia kesal lalu menendang speaker tersebut. Saat itu, korban RV mencoba menegur dengan kalimat, ‘Janganki begitu, Bang’,” jelas IPTU Jusman.

Teguran sederhana itu justru memancing emosi PR. Pelaku kemudian membawa pulang speakernya.

Namun, tak lama berselang, ia kembali ke lokasi pesta dan bergabung kembali bersama teman-temannya.

Situasi semakin memanas ketika PR tiba-tiba mencabut badik dan menikam RV, yang sebelumnya menegurnya. Korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan siku kiri.

Teman lainnya berinisial HS yang mencoba melerai, juga menjadi korban. Ia mengalami luka tusuk di pundak serta goresan di bagian leher.

“Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sabbang untuk mendapatkan perawatan medis,” terang IPTU Jusman.

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mengamankan pelaku di kediamannya.

Saat ini, PR telah ditahan di Mapolsek Sabbang untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa badik yang digunakan dalam aksi penikaman tersebut.

Menurut informasi dari warga sekitar, pelaku PR dikenal cukup pendiam dan jarang terlibat konflik terbuka.

Namun, peristiwa ini memunculkan pertanyaan besar soal pengendalian emosi serta konsumsi alkohol yang kerap menjadi pemicu kekerasan dalam pergaulan sosial di sejumlah wilayah pedesaan.

Salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Sabbang yang enggan disebut namanya mengungkapkan keprihatinan atas insiden ini.

“Kami berharap penegakan hukum berjalan tegas, sekaligus menjadi pelajaran bagi masyarakat agar pesta minuman tidak memicu kekerasan. Apalagi jika melibatkan ASN yang seharusnya menjadi panutan,” ujarnya.

Pihak Polsek Sabbang memastikan akan memproses kasus ini secara profesional dan transparan.

Selain itu, keterlibatan pelaku sebagai ASN juga akan menjadi perhatian instansi tempatnya bekerja.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa persoalan kecil dapat berujung tragis ketika disertai konsumsi alkohol dan tidak mampu mengendalikan emosi.

* Benny/Yustus

Oleh: Kabiro Luwu

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Luwu

Kabiro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi