Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 04 September 2023, 06:56 WIB 887 PDF

Bawaslu Luwu Utara, Ikut Pelatihan Sertifikasi Mediator Bawaslu

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bawaslu Luwu Utara, Ikut Pelatihan Sertifikasi Mediator Bawaslu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS.COM – Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan Muhajirin bersama anggota Bawaslu Kabupaten/ kota seluruh Indonesia mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Mediator bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI).

Sebelumnya, bersama anggota Bawaslu Kabupaten Kota seluruh Indonesia sukses mengikuti Pelatihan Penguatan Kompotensi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Periode 2023-2028 Tahap II di Bogor yang digelar pada tanggal 27Agustus- 1 September 2023 lalu.

“Pelatihan mediator angkatan tiga ini diwajibkan untuk seluruh ketua dan anggota Bawaslu kabupaten/kota seluruh Indonesia,” sebut Muhajirin pada media ini, Senin (4/9/2023).

Muhajirin menyebutkan bahwa, pelatihan dan sertifikasi mediator bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) angkatan III (tiga) ini diikuti sebanyak kurang lebih 603 ketua dan anggota Bawaslu se Indonesia, Justitia Training Center dipercaya sebagai penyelenggara.

Lanjutnya, pelatihan dan sertifikasi mediator digelar berdasarkan Perbawaslu Nomor 9 Tahun 2022 diperintahkan untuk melaksanakan seluruh upaya mediasi sebelum melanjutkan sengketa proses dalam tahap Adjudikasi, tidak jarang dalam dinamika kompleks pemilu terjadi perselisihan dan konflik, sehingga kehadiran mediator yang terlatih dan berkualitas menjadi sangat penting untuk meredam ketegangan, memfasilitasi dialog, dan mencapai kesepakatan yang memuaskan semua pihak.

“ Mediator memiliki peran yang sangat strategis, mediator yang handal, mampu mengatasi tantangan dalam mediasi konflik Pemilu, dan menghasilkan solusi yang adil dan berkelanjutan,” terangnya.

Ketua Bawaslu Luwu Utara (Lutra) ini menambahkan, bahwasanya terdapat begitu banyak manfaat yang diraih para peserta pasca mengikuti kegiatan, antara lain menambah wawasan, memperluas cakupan profesi, hingga memiliki sertifikat yang diakui secara nasional dan Internasional (Asian)

“ Kegiatan yang telah kami ikuti untuk memperbaharui pengetahuan mengenai ilmu-ilmu mediasi dan bagaimana menyelesaikan masalah secara musyawarah. Sebagai pengawas pencegah dan penindak, Bawaslu diharapkan mampu menangani perbedaan pendapat ataupun konflik dengan cara mediasi, sebagaimana jati diri bangsa Indonesia,“ jelas Muhajir mengutip Totok Hariyono, Bawaslu RI bersama tim Media Justitia Traning Center di hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, kemarin.

Selain penegakan hukum, lanjut Muhajir peningkatan kesadaran masyarakat juga penting dalam mengurangi kecurangan dalam pemilu. Masyarakat harus diberi pemahaman yang baik tentang pentingnya pemilu yang adil dan jujur, serta dampak negatif dari kecurangan. Pengawasan pemilu yang ketat juga bisa menjadi kunci untuk mengurangi kecurangan.

Muhajir berharap keterlibatan organisasi masyarakat sipil, lembaga independen, dan media harus berperan aktif dalam memantau dan melaporkan pelanggaran yang terjadi selama tahapan pemilu sampai Februari 2024. (Yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi