BLORA, INFODESANEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora mendistribusikan bantuan produktif kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen dalam memberdayakan ekonomi. Program ini berjalan seiring dengan inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora yang meluncurkan Gerakan Subuh Sejahtera.
Ketua Baznas Blora, Sutaat, menjelaskan bahwa bantuan tahap pertama telah disalurkan, mencakup 80 unit paket usaha ternak ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan, serta 25 unit gerobak kepada mustahik (penerima manfaat).
“Harapannya, dengan bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Misalnya, dari 20 ekor ayam, bisa dihasilkan telur yang dapat dijual untuk menambah penghasilan,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Kriteria penerima bantuan, menurut Sutaat, ditentukan melalui kerja sama dengan lembaga kemasyarakatan seperti LKKNU dan Pengurus Daerah Muhammadiyah, serta melalui seleksi proposal umum.
Secara terpisah, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rahman, secara resmi meluncurkan Gerakan Subuh Sejahtera. Fokus pada santunan Anak Yatim, program ini berfokus pada penggalangan Sedekah Subuh yang bersifat sukarela dan non-wajib bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sedekah yang terkumpul, meski nominalnya mungkin terlihat kecil per orang, jika dikumpulkan dari ribuan ASN akan menjadi nilai yang signifikan untuk membantu sesama,” kata Bupati Arief.
Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk menyantuni lebih dari 1.400 anak yatim di Kabupaten Blora. Jika dana mencukupi, program akan diperluas untuk “Jumat Berkah” guna membantu fasilitas umum dan masyarakat yang membutuhkan.
Bupati juga menekankan bahwa mekanisme pengumpulan dana akan dikelola secara transparan melalui Bendahara UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di tiap instansi sebelum disalurkan ke BAZNAS Blora.
Sinergi antara program bantuan produktif Baznas dan Gerakan Subuh Sejahtera diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga, khususnya anak yatim dan keluarga kurang mampu di Blora.**Reed