Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
LIFESTYLE 21 Februari 2018, 06:31 WIB 1,933 PDF

Berebut Buah Durian di Festival Durian Lokal Blora

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Berebut Buah Durian di Festival Durian Lokal Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Sungguh luar biasa, Festival Durian Varietas Lokal yang dibuka langsung oleh Bupati Djoko Nugroho di BLOK S Kecamatan Jepon, Selasa (20/2/2018) langsung diserbu warga. Ratusan durian jenis lokal Blora yang disajikan di meja langsung diperebutkan penonton.

Tidak hanya ibu-ibu saja, sejumlah bapak-bapak juga ikut berebut ingin merasakan lezatnya durian lokal Blora yang belum banyak dikenal. Diantaranya durian dari Kecamatan Tunjungan, Kecamatan Japah, Kecamatan Todanan, Kecamatan Kunduran dan Kecamatan Jepon.

Bupati Djoko Nugroho saat membuka Festival Durian Varietas Lokal mengatakan bahwa dengan adanya acara ini ia berharap potensi buah-buahan yang ada di Blora bisa semakin dikenal. Ia juga mengajak warga untuk terus mengembangkan tanaman buah-buahan.

“Festival Durian Lokal Varietas Blora ini menunjukkan bahwa Blora tidak hanya jati saja. Blora punya durian dan buah-buahan lainnya yang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan menanam buah, hasilnya bisa segera kita rasakan. Daripada menanam jati yang harus menunggu puluhan tahun baru panen. Ayo menanam buah,” terangnya.

Menurutnya pertumbuhan ekonomi Blora yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat ada di sektor pertanian dan UMKM. Sehingga pihaknya ingin sektor pertanian terus digarap, selain tanaman pangan juga hortikultura seperti buah-buahan ini.

Bupati yang akrab disapa Pak Kokok ini juga menyerahkan bibit buah-buahan secara simbolis kepada 13 kelompok tani dari 6 Kecamatan yakni Blora, Jepon, Bogorejo, Cepu, Ngawen dan Todanan, agar bisa dikembangkan menjadi sentra buah. Diantaranya bibit durian, jambu kristal, pepaya kalina, klengkeng dan pisang.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Reni Miharti M.Agr.Bus menjelaskan bahwa luas kebun durian di Blora tahun ini sudah mencapai lebih dari 50 hektare.

“Kebunnya ada di Tunjungan, Todanan, Japah, Ngawen, Kunduran, kemudian Jepon di Desa Soko juga ada. Ini kita lombakan varietas lokalnya sehingga yang menang nanti akan dikembangkan menjadi buah durian lokal unggulan Blora,” paparnya.

Tidak hanya durian, menurut Reni Miharti komoditas buah lokal Blora juga beragam seperti kelengkeng, jambu kristal, jambu merah, sawo Bangoan, buah naga, pisang cavendis, pisang byar Todanan dan lainnya.

Dalam festival ini, setidaknya ada 20 peserta yang mengikuti lomba varietas durian lokal dengan penilai dari BPTP Jawa Tengah. Satu persatu durian peserta festival dinilai bergantin oleh juri yang dipimpin oleh Pak Afrizal.

“Kita nilai dari beberapa kategori. Rasa memiliki bobot 30 persen, lainnya kami nilai dari segi bentuk buah, ukuran, ketebalan daging, ketebalan bijinya dan warna,” ujar Afrizal.

Adapun pemenang Festival Durian Varietas Lokal Kabupaten Blora tahun 2018 adalah

  1. Juara Pertama Durian Pancur milik Yudi dari Desa Kacangan Kecamatan Todanan dengan nilai 76
  2. Juara Kedua Durian Mrico milik Suwignyo dari Desa Karangjong Kecamatan Ngawen dengan nilai 72
  3. Juara Ketiga Durian Komet milik Harsono dari Desa Karangjong Kecamatan Ngawen dengan nilai 67
  4. Juara Favorit Durian milik Pak Pribadi dari Kecamatan Japah

Masing-masing pemenang menerima uang pembinaan total jutaan rupiah dan bonus bibit durian unggulan hasil persilangan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Yang menang nanti akan kita kirim untuk mengikuti lomba Durian tingkat Provinsi Jawa Tengah di Solo, 3-4 Maret mendatang,” pungkas Reni Miharti.

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres AKBP Saptono SIK, MH, Kasdim Mayor Kav Hyasintus Waleng P.ST, Sekda Drs. Bondan Sukarno MM, Asisten 2 Sekda Slamet Pamudji SH, M.Hum dan beberapa Kepala OPD terkait. (rsa-Tim/Aras)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi