Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 23 Mei 2026, 15:06 WIB 2,800 PDF

Berkah IDS Sumatra 2026, Para Pedagang di Buru Pembeli

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Berkah IDS Sumatra 2026, Para Pedagang di Buru Pembeli
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Di tengah deru mesin dan semarak Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026), terselip satu kisah sederhana yang justru paling membekas.

Adalah Ikhsanudin (68), pedagang asongan asal Kecamatan Candipuro, yang pagi itu datang sendiri dengan sepeda motornya. Seperti hari-hari biasa, ia membawa dagangan sederhana untuk dijajakan kepada pengunjung. Namun kali ini, hari itu terasa berbeda.

Belum lama tiba di lokasi, dagangannya justru langsung ludes diserbu pembeli. Bagi sebagian orang, mungkin itu sekadar transaksi biasa. Namun bagi Ikhsanudin, itu adalah berkah yang tak disangka.

Dengan wajah haru yang sulit disembunyikan, pria lanjut usia itu mengaku sangat terbantu oleh hadirnya event nasional yang digelar di Kabupaten Lampung Selatan tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati. Dengan adanya acara ini saya sangat merasa terbantu sekali. Biasanya saya jualan sampai sore baru habis, tapi hari ini baru datang sudah langsung ludes dagangan saya,” ujar Ikhsanudin dengan suara bergetar menahan syukur.

Kalimat sederhana itu menjadi potret paling nyata bahwa sebuah event besar tidak hanya soal hiburan atau prestise daerah, tetapi juga tentang dampak langsung yang dirasakan masyarakat kecil.

Bagi Ikhsanudin, IDS Sumatra 2026 bukan sekadar ajang balap drifting nasional. Event itu telah menghadirkan ruang harapan, bahwa rezeki bisa datang lebih cepat, lebih baik, bahkan dari tempat yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan.

Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus hadir di Lampung Selatan.

“Sering-sering ya Pak Bupati ngadain acara kayak gini. Ini pasti sangat membantu sekali, apalagi orang seperti saya,” tambahnya.

Kisah Ikhsanudin hanyalah satu dari banyak cerita yang lahir dari gelaran Indonesia Drift Series Sumatra 2026.

Di balik lintasan yang dipenuhi mobil drift dan atraksi para drifter nasional, ada denyut ekonomi yang ikut bergerak.

Puluhan pelaku UMKM lokal diberi ruang untuk berjualan di area kegiatan. Pedagang kecil, tukang parkir, hingga pelaku usaha di sekitar Kalianda ikut merasakan dampaknya.

Ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah membawa efek berantai bagi ekonomi lokal.

Warung-warung ramai, lapak-lapak kecil hidup, dan warga merasakan langsung bahwa event nasional seperti ini bukan hanya milik penyelenggara atau peserta, tetapi juga milik masyarakat.

Momentum ini sekaligus menegaskan arah pembangunan Kabupaten Lampung Selatan yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menghadirkan kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat dari bawah.

Dan di antara riuh ban berdecit di lintasan drift itu, senyum Ikhsanudin menjadi simbol paling jujur, bahwa keberhasilan sebuah event sesungguhnya diukur dari seberapa besar manfaatnya sampai ke tangan masyarakat kecil.

Hari itu, Ikhsanudin pulang lebih cepat. Bukan karena lelah. Melainkan karena dagangannya telah habis terjual. Dan itu, baginya, adalah kebahagiaan yang sederhana, namun sangat berarti. (Red/sumber Kmf)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi