BLORA, INFODESANEWS – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blora melantik 143 kepala sekolah baru, terdiri dari 9 kepala SMP dan 134 kepala SD. Pengangkatan ini merupakan hasil seleksi berbasis kompetensi, termasuk rekam jejak, penulisan makalah, dan wawancara.
Kepala BKSDM Blora, Heru Eko Wiyono menjelaskan, bahwa sebagian besar kepala sekolah yang dilantik merupakan alumni program Guru Penggerak angkatan 5, 6, 7, 10, dan 11.
“Ini fenomena baru di mana peserta Guru Penggerak memiliki peluang lebih besar menjadi kepala sekolah, meski tidak semua mendaftar,” ujarnya.
Lanjutnya, seleksi dilakukan oleh Tim Penilai yang terdiri dari unsur Sekretariat Daerah (Asisten Setda), Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, dan Pengawas Sekolah. Dari 143 formasi, sebanyak 103 kepala sekolah telah dilantik pada hari ini, sementara sisanya menyusul.
Heru menegaskan tidak ada mutasi dalam proses ini, karena lowongan berasal dari pengangkatan sebelumnya yang digabung dengan rotasi pengawas sekolah.
Lebih lanjut, berpesan agar kepala sekolah baru, yang mayoritas masih muda, aktif berinovasi dan memanfaatkan ilmu manajerial serta kepemimpinan dari program Guru Penggerak.
“Mereka sudah dibekali pelatihan khusus, termasuk pengembangan karakter dan tata kelola sekolah,” ungkapnya, Jum’at (23/5/2025).
Sementara itu, Salah satu kepala sekolah baru, Muji Hartano, yang ditugaskan di SDN 1 Semanggi menyatakan, kesiapannya memajukan sekolah melalui kolaborasi dengan pemdes, guru, dan wali murid.
“Kami akan melakukan asesmen awal, mengenal karakter guru, dan menyelaraskan kebijakan dengan visi Bupati,” ungkap mantan guru SDN 3 Silogender ini.
Muji berharap dapat menerapkan inovasi untuk peningkatan kualitas pendidikan, sesuai arahan Bupati Blora. Pelantikan ini menjadi momentum percepatan transformasi kepemimpinan sekolah di Blora.*Red