Kamis, 24 September 2026
INFODESA 05 Mei 2026, 13:27 WIB 2,057 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

BPS Sebut Inflasi Masih Stabil, TPID Lamsel Tingkatkan Langkah Antisipatif

Jurnalis / Kontributor: Redaktur Lampung
Jumlah Tayang: 2,057 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

BPS Sebut Inflasi Masih Stabil, TPID Lamsel Tingkatkan Langkah Antisipatif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual bersama seluruh pemerintah daerah di Indonesia, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti dari Ruang Kepala Bagian Perekonomian, Kantor Bupati Lampung Selatan.

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, sebagai forum strategis dalam mengendalikan perkembangan inflasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam paparannya, Deputi Nasional Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa kondisi inflasi April 2026 masih dalam kategori terkendali.

Berdasarkan data BPS, inflasi bulanan (month to month) tercatat sebesar 0,13 persen. Sementara itu, inflasi tahunan (year on year) berada di angka 2,42 persen, dan inflasi tahun kalender (year to date) sebesar 1,06 persen.

“Berdasarkan data BPS, inflasi April 2026 masih terjaga dalam rentang yang aman,” ujar Ateng.

Ia menjelaskan, sejumlah kelompok pengeluaran turut menahan laju inflasi. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar 0,20 persen dengan andil minus 0,06 persen terhadap inflasi.

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mencatat deflasi sebesar 0,99 persen.

Namun demikian, beberapa sektor masih memberikan tekanan terhadap inflasi, di antaranya sektor transportasi sebesar 0,99 persen serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,07 persen.

Ateng juga mengungkapkan, secara tahunan inflasi saat ini tidak lagi dipengaruhi oleh kebijakan penyesuaian tarif listrik yang sebelumnya berdampak hingga Maret 2026. Memasuki April, kondisi tersebut dinilai telah kembali normal.

Dari sisi komoditas, sejumlah bahan pangan strategis mengalami penurunan harga cukup signifikan, di antaranya ayam ras yang mengalami deflasi 6,20 persen, cabai rawit 14,98 persen, telur ayam ras 4,92 persen, serta cabai merah 2,59 persen.

“Penurunan harga ini menunjukkan berbagai langkah pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah memberikan dampak nyata,” jelasnya.

Melalui rakor rutin tersebut, seluruh TPID, termasuk di Kabupaten Lampung Selatan, diharapkan terus memperkuat langkah antisipatif dan responsif dalam menjaga stabilitas harga, khususnya pada komoditas pangan strategis. (Red/Sumber: Diskominfo Lampung Selatan)

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi