Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 14 Oktober 2019, 05:41 WIB 1,534 PDF

Camat Sabbang Terapkan Perbup Bupati Soal Penertiban Lapak ke Pedagang

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Camat Sabbang Terapkan Perbup Bupati Soal Penertiban Lapak ke Pedagang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LUWU UTARA(SULSEL), INFODESANEWS – Penertiban pasar rakyat Sabbang Kabupaten Luwu Utara dilakukan tim terpadu dari Polri, TNI, Satpol PP dan Pemerintah Kecamatan.

Tim terpadu bersama Pemerintah Kecamatan Sabbang yang dipimpin langsung Camat Sabbang Sitti Kidar langsung turun mengukur lapak-lapak para pedagang pasar rakyat Sabbang yang berada di Desa Sabbang, Minggu(13/10).

Pantauan media ini di lokasi pasar Sabbang, soal Peraturan Bupati(Perbub) Luwu Utara Nomor 22 Tahun 2017 tentang tarif retribusi pelayanan pasar.

Dengan kejelihan dan senyum seorang Camat berkeibuan memberikan pendekatan secara persuasif dan pemahaman dengan baik dan jelas, sehingga para pedagang luluh hatinya dan memahami Perbup Lutra, namun sebelumnya banyak pedagang merasa berat dengan tarif tersebut.

Sekadar diketahui bahwa selama ini pedagang membayar retribusi pasar tanpa menyesuaikan luas lapak yang digunakan mereka.

Tak banyak yang bisa dilakukan pedagang pasar Aksara selain pasrah dan mengemasi lapak jualan mereka.

” Beberapa kios milik pedagang yang telah diukur para pedagang memahami dan mengerti isi Perbup Lutra Nomor 22 Tahun 2017 itu. Sebelumnya terjadi aksi protes oleh pedagang pasar rakyat yang belum paham dan mengerti,” tutur Sitti Kidar,

“Ini merupakan langkah menegakkan peraturan. Sehingga kios-kios yang luas tidak sama retribusi yang dibayar yang kecil lapaknya,” terang Camat Sabbang.

Menurutnya, lokasi berjualan para pedagang dilapak-lapak itu tidak lagi cemburu satu sama lain, karena pembayaran retribusi juga sudah berbeda, yang luas lapaknya bayarnya retribusi juga naik.(yustus)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi