Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (10 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (10 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 20 Januari 2026, 11:29 WIB 1,499 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Camat Sidomulyo: Pekerjaan Pemerintah Tanpa Jurnalistik Ibarat Sayur Tanpa Garam

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Camat Sidomulyo: Pekerjaan Pemerintah Tanpa Jurnalistik Ibarat Sayur Tanpa Garam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Camat Sidomulyo, Fran Sinatra Adung, menegaskan pentingnya peran jurnalistik dalam setiap kerja pemerintahan. Menurutnya, program dan kebijakan pemerintah yang tidak dikemas secara jurnalistik akan kehilangan rasa, makna, dan arah komunikasi publik.

“Pekerjaan pemerintah itu ibarat sayur. Kalau tidak dibumbui jurnalistik, rasanya hambar. Tidak sampai ke masyarakat, tidak dipahami, bahkan bisa disalahartikan,” ujar Fran Sinatra Adung saat menyampaikan sambutan dalam acara sarasehan Hari Jadi Forum Jurnalis Sidomulyo (Forjusi), yang pertama di pusatkan di taman santap Tiga Saudara di desa Seloretno Kecamatan setempat, Selasa (20/1/2026)

Ia menilai, jurnalistik bukan sekadar alat publikasi, melainkan bagian penting dari proses demokrasi dan transparansi. Tanpa kerja jurnalistik yang profesional, akuntabel, dan berimbang, berbagai program pemerintah berpotensi tidak diketahui masyarakat secara utuh.

Lebih jauh, Fran menekankan bahwa jurnalis memiliki posisi strategis sebagai corong aspirasi masyarakat. Melalui karya jurnalistik, suara warga dapat tersampaikan kepada pemerintah secara objektif dan konstruktif.

“Jurnalistik bukan hanya menyampaikan keberhasilan pemerintah, tetapi juga menjadi ruang kritik, masukan, dan kontrol sosial. Di situlah fungsi pers sebagai mitra sekaligus pengawas berjalan,” tegasnya.

Ia berharap Forjusi dapat terus menjaga independensi, integritas, serta keberpihakan pada kepentingan publik, sehingga sinergi antara pemerintah dan insan pers dapat terjalin sehat dan produktif demi kemajuan wilayah Sidomulyo.

“Selamat HUT Forjusi. Semoga semakin solid, independen, dan terus berkontribusi mencerdaskan masyarakat melalui karya jurnalistik,” pungkasnya. (red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi