Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 27 Agustus 2026, 14:46 WIB 2,358 PDF

Cegah Kebakaran Susulan, Tim Gabungan Intensifkan Pendinginan Area Padam

Kabiro Kalimantan
Oleh: Kabiro Kalimantan • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Cegah Kebakaran Susulan, Tim Gabungan Intensifkan Pendinginan Area Padam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Kalimantan

Kutai Kartanegara. infodesanews.com – Untuk memastikan lokasi kebakaran tidak lagi menyimpan bara, tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus melakukan proses pendinginan di area yang telah berhasil dipadamkan, dimana langkah ini diambil sebagai upaya mencegah munculnya kembali titik api akibat tiupan angin kencang dan cuaca terik yang berada di Km 32 Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja Barat, Kamis 27/8/26.

Proses pendinginan terfokus pada pembasahan mendalam terutama pada struktur tanah gambut yang rawan menyimpan panas di bawah permukaan, dimana tim gabungan melakukan penyiraman air secara masif dan membongkar titik panas di bawah lahan gambut menggunakan cangkul maupun sekop agar terurai dan tidak menimbulkan titik api lagi.

Serka Hudi selaku babinsa yang ada di lapangan menyampaikan bahwa fase pendinginan sama pentingnya dengan proses pemadaman awal terlihat secara kasat mata api di permukaan mungkin sudah padam akan tetapi di lapisan bawah tanah gambut, bara api bisa bertahan selama beberapa hari dan tanpa penyiraman ekstra dapat berpotensi kebakaran susulan ujarnya.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan masyarakat, dengan membawa pompa air portabel serta peralatan cangkul dan sekop untuk membongkar akar semak yang masih mengeluarkan asap.

Selain melakukan pendinginan atau pembasahan tim gabungan juga memberikan himbauan kepada warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan kepulan asap baru di sekitar area bekas kebakaran.

Oleh: Kabiro Kalimantan

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Kalimantan
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Kalimantan

Kabiro Kalimantan

Koordinator pemberitaan kawasan Kalimantan dan dinamika pembangunan IKN Nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi