Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 08 Juli 2026, 19:31 WIB 637 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Damkar Lampung Selatan Bekali Karyawan PT BMI Hadapi Bahaya Kebakaran, Sefri: Api Padam dengan Tindakan

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Damkar Lampung Selatan Bekali Karyawan PT BMI Hadapi Bahaya Kebakaran, Sefri: Api Padam dengan Tindakan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan menggelar edukasi sekaligus pelatihan penanggulangan bahaya kebakaran bagi karyawan PT Bumi Menara Internusa (BMI), perusahaan pengolahan hasil perikanan dan biota laut yang berlokasi di Jalan Ir. Sutami KM 12, Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai divisi, mulai dari Manajemen K3, proses produksi, bagian teknik, security hingga tim supporting tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja.

Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Sefri Masdian, menegaskan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk melakukan tindakan awal saat terjadi kebakaran, tanpa harus menunggu petugas keamanan maupun tim K3.

“Jika terjadi kebakaran di sekitar kita, orang pertama yang melihat memiliki kewajiban untuk melakukan upaya pemadaman. Api tidak akan padam hanya dengan teriakan ‘kebakaran’, tetapi akan padam dengan tindakan yang tepat menggunakan APAR sesuai klasifikasi kebakaran,” tegas Sefri saat menyampaikan materi.

Menurutnya, kemampuan mengoperasikan alat pemadam api ringan (APAR) wajib dimiliki anggota tim K3 dan selanjutnya ditularkan kepada seluruh karyawan agar tercipta budaya keselamatan kerja yang kuat di lingkungan perusahaan.

Dalam pemaparannya, Sefri juga menjelaskan berbagai penyebab kebakaran beserta langkah-langkah pencegahannya. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Damkarmat Lampung Selatan, sebagian besar kasus kebakaran dipicu oleh kelalaian manusia, dengan korsleting listrik menjadi penyebab yang paling dominan.

“Penggunaan kabel harus sesuai standar dan jangan membebani satu stop kontak dengan terlalu banyak colokan. Kondisi seperti ini sangat berbahaya dan harus menjadi perhatian serius manajemen perusahaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap instalasi kelistrikan menjadi semakin penting, terlebih pada perusahaan berskala besar seperti PT BMI yang memiliki sekitar 1.300 karyawan.

Sementara itu, Assistant Manager HR & GA PT BMI, Siti Nur Aftiya, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Damkarmat Lampung Selatan atas dukungan dan edukasi yang diberikan kepada para pekerja.

Menurutnya, pelaksanaan pelatihan bersama instansi terkait merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara berkelanjutan.

“Pelatihan ini bertujuan membekali karyawan dengan pengetahuan mengenai pencegahan kebakaran, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, hingga keterampilan teknis dalam melakukan evakuasi dan penanganan awal apabila terjadi insiden,” ujar Tiya.

Ia berharap, sinergi yang telah terjalin antara PT BMI dan Dinas Damkarmat Lampung Selatan dapat terus ditingkatkan sehingga koordinasi dalam kondisi darurat dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.

“Kami mewakili manajemen mengucapkan terima kasih kepada Dinas Damkar Lampung Selatan yang telah melakukan inspeksi serta memberikan edukasi K3 sebagai upaya pencegahan dan mitigasi risiko terhadap aset perusahaan sekaligus menjamin keselamatan para pekerja,” ungkapnya.

Tiya menambahkan, kehadiran langsung tim Damkar di tengah para pekerja memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan keterampilan karyawan terkait penanganan bahaya kebakaran yang tidak hanya bermanfaat di lingkungan perusahaan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi