Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 02 Mei 2026, 17:03 WIB 2,535 PDF

Dandim 0421/LS Kawal Menko Pangan Rembuk Tani Di Lampung Selatan

Korwil Lampung
Oleh: Korwil Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dandim 0421/LS Kawal Menko Pangan Rembuk Tani Di Lampung Selatan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Korwil Lampung

LAMPUNG SELATAN,INFODESANEWS-Dalam kunjunga Menko pangan menjelsakan bahwa Pemerintah pusat menegaskan komitmen kuat mempercepat swasembada pangan nasional dengan memperbaiki distribusi pupuk dan menaikkan harga gabah di tingkat petani.Hal ini disampaikan dalam kegiatan Rembuk Tani bertajuk “Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan” yang di Pelopori oleh Pupuk Indonesia di Lapangan Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Sabtu,(02/05/26).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto berpihak pada petani melalui kebijakan konkret, terutama dalam menjamin ketersediaan pupuk dan stabilitas harga hasil panen.

“Distribusi pupuk dengan Dukungan dari Pupuk Indonesia diharapkan kini dipastikan tepat waktu dengan peningkatan alokasi nasional dari 6 juta ton menjadi 9,5 juta ton,” ujarnya.

Ia menyebut kemudahan akses pupuk berdampak signifikan terhadap produktivitas pertanian. Serapan pupuk meningkat hampir 50 persen, sementara produksi beras nasional naik sekitar 8 persen dari 30 juta ton menjadi 32,4 juta ton.Bahkan, pada 2025 Indonesia mencatat surplus beras sekitar 4,2 juta ton. “Artinya, kita sudah tidak lagi bergantung pada impor beras. Ini langkah awal menuju swasembada pangan berkelanjutan,” kata Zulkifli.

Selain pupuk, pemerintah juga merevisi kebijakan harga gabah. Jika sebelumnya Rp6.000 per kilogram dengan berbagai syarat kualitas, kini ditetapkan Rp6.500 per kilogram tanpa potongan kadar air.

“Petani tidak boleh dirugikan karena mereka ujung tombak pangan nasional,” tegasnya.Untuk memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak, pemerintah mengandalkan program Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat ekosistem ekonomi desa. Koperasi ini akan mengelola distribusi pupuk, menyerap gabah petani dengan harga standar, hingga menyalurkan bantuan sosial seperti PKH.
Selain itu, petani juga mendapat akses pembiayaan berbunga rendah sebesar 6 persen melalui layanan BRILink serta dukungan alat mesin pertanian.

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian, terutama dalam menjamin ketersediaan pupuk, menjaga stabilitas harga gabah, serta memperkuat kelembagaan petani di tingkat desa.

Rembuk Tani ini juga dihadiri Pangdam XXI/Raden Inten Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., Danrem 043/Gatam Sumarlin Marjuki SE. M.Han, Aster Kodam XXI/RI Aster Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Ricardo Siregar S.H.,M,Tr. (Han)., Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Sekda propinsi lampung Marindo Kurniawan ST.MM, Efensi , Kapendam Letkol Inf Rano Piandi Chairul Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Dirut keuangan pupuk Indonesia Bapak wono, Dandim 0421/LS Moch Nuril Ambiyah, S.H., M.Ip., Kapolres Lampung selatan AKBP Toni Kasmiri SH. MH, Camat Jati Gaumg, Danramil 421/Tjb Kapten Inf Tarekat, Kapolsek Jati Agung, serta ratusan petani dari berbagai wilayah dari Lampung Selatan.(Rls)

Oleh: Korwil Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Korwil Lampung
Jurnalis Terverifikasi Koordinator Wilayah Lampung

Korwil Lampung

Koordinator liputan investigasi, hukum, dan peristiwa daerah Lampung.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi