Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
KESEHATAN 20 April 2026, 22:53 WIB 1,198 PDF

Dapur SPPG Belum Miliki IPAL Standar, Satgas MBG Blora Mengusulkan Tutup Sementara 

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dapur SPPG Belum Miliki IPAL Standar, Satgas MBG Blora Mengusulkan Tutup Sementara 
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen, kedapatan belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar. Temuan ini langsung mendapat perhatian serius dari Satuan Tugas MBG Kabupaten Blora.

Fakta tersebut terungkap setelah Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora yang juga Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Senin (20/4/2026). Dalam sidak itu, Ketua Satgas didampingi Kepala Dinas Kesehatan Blora meninjau area dapur, lokasi pengolahan limbah, hingga lingkungan sekitar yang diduga terdampak pembuangan limbah.

“Kami hadir menindaklanjuti laporan warga bahwa IPAL-nya belum memenuhi standar. Pembuangan IPAL-nya meluber ke tetangga. SPPG-nya sudah memenuhi standar tapi satu yang belum adalah IPAL,” ungkap Sri Setyorini.

Satgas MBG sebelumnya telah menegaskan kepada seluruh dapur SPPG agar memenuhi standar kelayakan, termasuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta IPAL sesuai ketentuan. Batas waktu pemenuhan yang diberikan hingga 1 April 2026 ternyata tidak dipenuhi.

Atas temuan tersebut, Ketua Satgas langsung melaporkan kondisi itu kepada Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Blora untuk segera ditindaklanjuti. Ia juga mengusulkan agar operasional dapur dihentikan sementara hingga seluruh standar dipenuhi.

“Terkait IPAL ini sudah melenceng dari perjanjian. Saran dari BGN, jika tidak ada SLHS dan IPAL maka ditutup sementara. Keputusan ada di tangan korwil,” pungkasnya.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KESEHATAN #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi