Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (6 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (22 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (23 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 27 November 2017, 19:33 WIB 1,714 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

DD tahap II Di Dua Desa Kecamatan Sidomulyo Terpending

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DD tahap II Di Dua Desa Kecamatan Sidomulyo Terpending
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan, Infodesanews.com — Dua Desa dari 16 Desa yang ada di wilayah Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan belum dapat mencairkan Dana Desa (DD) tahap ke II (Dua)

Terlambatnya pencairan Dana Desa (DD) yang 40 persen lantaran kedua desa tersebut belum dapat memberikan laporan realisasi tahap pertama atau Surat pertanggung Jawaban(SPJ) penggunaan Anggaran.

Berdasarkan informasi yang di himpun Infodesanews.com, Camat Sidomulyo, Afendi mengatakan kedua desa yang belum bisa mencairkan DD tahap dua diantaranya Desa Seloretno dan Desa Campangtiga. “Kedua desa tersebut belum dapat mencairkan lantaran belum bisa memberikan laporan realisasi Dana Desa (DD) tahap pertama yang 60 persen,” kata Afendi, Senin (27/11).

Afendi menjelaskan dua Desa tersebut belum menyampaikan laporan karena realisasi atau SPJ penggunaan Dana Desa (DD) tahap pertama belum mencapai 75 persen “Setelah di cek ke lapangan, pekerjaan ada yang belum dilaksanakan,”kata Afendi yang juga mantan Camat Candipuro ini.

Permasalahan dari kedua desa itu sama, yaitu tidak merealisasikan Dana Desa (DD) tahap pertama yang seharusnya sudah selesai dan berjumlah ratusan juta. “Permasalahan mereka sama, tidak bisa merealisasikan DD,” ujarnya.

“Maka dengan terhambatnya Dana Desa (DD) tahap kedua tidak dapat direalisasikan sebab tahap pertama belum di realisasi, maka program pembangunan akan terhambat. “Akhirnya masyarakat yang rugi, karena permasalahan tersebut,” ujarnya.

Untuk kedua desa itu sudah beberapa kali diberi tenggang waktu untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan yang selesai dan bersumber dari DD tahap pertama. “Tadi Kepala Desa Campangtiga berjanji besok mengembalikan uang DD Rp100 juta, sementara bendahara Desa Seloretno sudah dilayangkan surat pemanggilan,” kata dia.”tukasnya.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi