LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Lampung Selatan menegaskan pentingnya penguatan sektor pariwisata berbasis budaya sebagai salah satu strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal,.S.H.MH, dalam pandangan fraksinya pada rapat paripurna dengan agenda penyampaian ranperda tentang Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Perumahan, yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Selasa (31/3/2026)
Pembangunan daerah, di mana sektor pariwisata dinilai tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi kunci dalam meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Penguatan sektor pariwisata berbasis budaya ini bukan hanya sebagai pelengkap pembangunan, melainkan sebagai salah satu kunci strategis dalam meningkatkan PDRB dan PAD daerah,” tegas legislator dari Fraksi Demokrat itu.
Fraksi Demokrat menilai sektor sosial dan budaya memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong Pemerintah Daerah untuk menggandeng berbagai pihak, termasuk Danantara, sebagai mitra strategis dalam pembenahan sektor pariwisata secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.
Selain itu, Fraksi Demokrat juga menyoroti masih rendahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Lampung Selatan yang saat ini berada di kisaran 1,27 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi besar yang dimiliki daerah belum tergarap secara optimal.
Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah masih rendahnya rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan yang hanya berkisar 2–3 jam. Hal ini menyebabkan banyak wisatawan memilih menginap di Kota Bandar Lampung, sehingga berdampak pada belum maksimalnya peningkatan PAD Lampung Selatan.
“Ini menjadi catatan penting. Rendahnya lama tinggal wisatawan harus segera diatasi agar dampak ekonomi bisa dirasakan langsung oleh daerah,” lanjutnya.
Untuk itu, Fraksi Demokrat menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan aspek budaya dan sumber daya manusia.
Adapun langkah yang didorong meliputi pelestarian nilai-nilai budaya daerah, penguatan identitas lokal sebagai daya tarik khas, serta pemberdayaan generasi muda dalam kegiatan kreatif dan produktif berbasis budaya.
Dengan langkah tersebut, kawasan pesisir Kalianda dan wilayah lainnya di Lampung Selatan diharapkan mampu menghadirkan destinasi wisata yang berkarakter, berdaya saing, serta memiliki identitas budaya yang kuat.
“Pada akhirnya, ini akan mendorong peningkatan lama tinggal wisatawan dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Fraksi Demokrat.**Red.