Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 20 Juni 2025, 12:36 WIB 634 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Desa Sembongin Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Rumah Tangga

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Desa Sembongin Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Rumah Tangga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Desa Sembongin menyelenggarakan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga, Kamis (22/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu PPK Desa Sembongin, perwakilan PKK, serta puluhan warga yang antusias mempelajari pengolahan sampah dapur menjadi pupuk bernilai ekonomi.

Ketua PKK, Ida Sulistia, memaparkan, langkah-langkah praktis pembuatan pupuk organik. Sisa sayuran, kulit buah, atau ampas teh dapat diolah dengan metode kompos takakura atau fermentasi EM4.

“Cara ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menghasilkan pupuk ramah lingkungan,” jelasnya.

Ida menambahkan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program desa untuk meningkatkan kemandirian warga.

“Pupuk organik dapat mengurangi biaya pertanian sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Salah satu peserta, Marsinah (45), mengaku terbantu dengan pelatihan ini, dulu limbah rumah tangga hanya dibuang.

“Sekarang saya bisa mengubahnya menjadi pupuk untuk kebun,” ujarnya. Ia juga berharap adanya pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan hasil.

Kegiatan diakhiri dengan praktik langsung pembuatan pupuk dan pembagian modul panduan. Peserta sepakat mengadakan pertemuan rutin untuk mengevaluasi hasil pupuk yang telah diaplikasikan di kebun masing-masing.*Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi