Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
KHAZANAH 05 Oktober 2023, 15:02 WIB 1,589 PDF

Dewan Kampung Nuswantara Hadirkan ‘Batik Saman’ Khasanah Baru Batik Malang

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dewan Kampung Nuswantara Hadirkan ‘Batik Saman’ Khasanah Baru Batik Malang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

MALANG – INFODESANEWS.COM, Khazanah desain dan kreasi batik di Malang Jawa Timur makin kaya seiring dengan hadirnya Batik Saman dari Dewan Kampung Nuswantara.

Menurut F. Hasta Merdeka selaku Pemerhati Budaya dan Mediator Hukum di Malang mengatakan diangkatnya motif Batik Saman ini karena Malang sendiri belum mempunyai ikon atau identitas batik. Maka Dewan Kampung Nuswantara bersama para sejarawan dan arkeolog kemudian mengeksplor filosofi Batik Saman.

“Ini momentum semua untuk menyemangati berkarya bersama menciptakan identitas batik dengan rasa bangga. Terima kasih pada semua pembatik Malang, saya mengajak kerjasama semua untuk membuat batik sebagai bahasa persatuan dan karya mengagungkan Malang,” ujar Hasta, Kamis (5/10/2023).

Membuat batik, dikatakan Hasta bukan hal mudah. Sebab batik bukan sekadar desain atau gambar saja, tapi juga mengenal strata sosial. Banyak nilai filosofis dalam batik. Maka, butuh penguatan juga untuk Batik Saman.

“Mengapa Batik Saman? Itu karena Saman adalah Trembesi. Sementara, Trembesi  adalah bagian dari Heritage Botani Malang. Itulah mengapa, motif batik ini yang kami angkat,” ungkapnya.

Untuk saat ini setidaknya ada empat motif Batik Saman. Keempatnya itu disayembarakan untuk kemudian bisa dieksplor lebih jauh oleh pembatik. “Empat motif itu yakni Gudril Sumebar (biji Trembesi), Cenggeret Sumringah (Garing Pung), Manuk Brai (Fauna di Pohon) dan Godong Udar (Daun Lepas),” sebut Hasta.

Ketua Dewan Kampung Nuswantara Bambang GW. (foto.dok)

Sementara itu Ketua Dewan Kampung Nuswantara Bambang GW menyampaikan Batik Saman ini punya filosofi bagus dan banyak di Malang. Filosofi pohon Heritage itu pohon Trembesi dan pohon Kenari.

Diharapkan ke depan Batik Saman itu juga bisa diaplikasikan di baju seragam siswa. Dengan begitu nantinya Batik Saman bisa makin terangkat dan menjadi ciri Malang.

Sekedar diketahui dalam waktu dekat Dewan Kampung Nuswantara juga akan menjalin kerjasama dengan beberapa komunitas di kota Solo guna mengembangkan batik Saman. Salah satunya Penggerak GIBRANHOLIC bakal digandeng sehingga batik saman ini kedepan dikenal oleh masyarakat Solo.(redslo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi