Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
LIFESTYLE 15 September 2024, 20:02 WIB 2,204 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dieng Plateau: Negeri di Atas Awan yang Memikat Wisatawan

Penulis: Kabiro Luwu
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dieng Plateau: Negeri di Atas Awan yang Memikat Wisatawan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

Wisata – Dieng Plateau, terletak di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, merupakan kawasan dataran tinggi yang menyuguhkan pesona alam luar biasa.

Dikenal sebagai “Negeri di Atas Awan”, Dieng menawarkan keindahan alam pegunungan yang asri, kawah vulkanik, serta telaga yang unik.

Salah satu daya tarik utama di sini adalah Telaga Warna yang airnya bisa berubah warna karena kandungan belerang dan mineral lainnya.

Selain Telaga Warna, Dieng juga terkenal dengan Golden Sunrise di Bukit Sikunir. Momen ini menjadi salah satu yang paling ditunggu oleh wisatawan.

Dari puncak Sikunir, Anda bisa melihat hamparan awan yang tampak seperti lautan luas. Matahari terbit di atas awan ini menciptakan pemandangan spektakuler yang sulit ditemukan di tempat lain.

Di kawasan Dieng, terdapat pula beberapa situs candi Hindu kuno seperti Candi Arjuna dan Candi Bima yang menambah kesan historis pada kawasan ini.

Candi-candi tersebut merupakan bukti peradaban Hindu pada masa lampau yang sangat penting.

Selain wisata alam dan sejarah, Dieng juga terkenal dengan fenomena alam unik, yaitu rambut gimbal pada anak-anak asli Dieng.

Setiap tahun, diadakan ritual cukur rambut gimbal sebagai bentuk tradisi dan kepercayaan masyarakat lokal.

Suhu di Dieng yang dingin dan sejuk menjadi alasan lain mengapa banyak wisatawan betah berlama-lama di sini, terutama bagi mereka yang mencari ketenangan dan relaksasi.*Red/Adi.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu

Kabiro Luwu

Kepala Biro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi