LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, si jago merah melalap rumah milik Agus Jamali, warga Dusun 6, Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, pada Minggu pagi (31/5/2026).
Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah semi permanen tersebut pertama kali diketahui oleh Juariah (27), yang masih merupakan sepupu korban.
Saat itu, Juariah melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang muncul dari bagian atas atap rumah milik Agus Jamali.
Menyadari adanya kebakaran, Juariah segera berteriak meminta pertolongan dan memanggil Mujiono, orang tua Agus Jamali, yang rumahnya berada tepat di belakang lokasi kejadian.
“Setelah melihat asap dan api dari atas genting rumah korban, saksi langsung berteriak memanggil Mujiono untuk meminta bantuan,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Mendengar teriakan tersebut, Mujiono bersama warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sementara itu, sejumlah warga lainnya langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran yang bersiaga di Pos Damkar Kecamatan Sidomulyo.
Tak lama berselang, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan proses pemadaman. Berkat kesigapan petugas dibantu masyarakat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat merembet ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi.
Saat kebakaran terjadi sekitar pukul 09.45 WIB, pemilik rumah diketahui sedang berada di Simpang Sribawono, Kabupaten Lampung Timur, untuk menghadiri acara hajatan keluarga.
Akibat peristiwa tersebut, sejumlah barang berharga milik korban tidak dapat diselamatkan. Di antaranya satu unit rumah tinggal semi permanen berdinding GRC, satu unit kulkas, satu unit mesin cuci, serta satu perangkat amplifier.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik maupun faktor lainnya.
“Kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta,” ujar sumber di lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam keadaan aman guna mencegah terjadinya musibah serupa. (Red/Bambang)