Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 November 2017, 21:41 WIB 513 PDF

DPRD LAMSEL Tolak Tiga Raperda

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DPRD LAMSEL Tolak Tiga Raperda
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan, Infodesanews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat Paripurna tentang pengesahan 8 (delapan) paket Ranperda Kabupaten Lampung Selatan.

Delapan paket Ranperda yang di ajukan oleh Bupati Lampung Selatan saat pembahasan di paripurna di bulan Oktober 2017 yang lalu hanya lima yang di sahkan.

Dari lima Ranperda yang di sahkan yakni tentang penyidik pegawai Negri sipil, Ranperda tentang pencabutan Perda No 7 tahun 2012,tentang Retribusi Pencetakan E-KTP electronic dan Akte pencatatan sipil,

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lampung Selatan mengesahkan lima dari delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) di ruang rapat utama gedung DPRD Kabupaten Lampung Selatan , Rabu sore (15/11).

Delapan Raperda yang diajukan oleh Bupati Lamsel pada pertengahan bulan Oktober 2017 itu diantaranya, Ranperda tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan. Ranperda tentang Pencabutan Perda nomor 7 tahun 2012, tentang Retribusi Pencetakan KTP Elektronik dan Akta Pencatatan Sipil.

Ranperda pencabutan Perda nomor 8 tahun 2014 tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil 2013-2023.

Kelima Ranperda tersebut disetujui oleh delapan fraksi dan disahkan oleh Legislatif menjadi Perda dengan di ketuknya palu oleh Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan Hendry Rosyadi dan dilanjutkan dengan penandatangagan berita acara pengesahan bersama Eksekutif yang diwakili oleh Wakil Bupati Lamsel, Nanang Ermanto.

Tiga Ranperda yang ditolak adalah, Ranperda tentang Pencabutan Perda nomor 11 tahun 2011 tentang Retribusi Sarang Burung Walet.

Ranperda tentang Perubahan Perda (Peraturan Daerah) nomor 6 tahun 2015 tentang Pemerintahan Desa dan Badan Permusyaratan Desa diminta oleh Dewan agar dikaji ulang dan Ranperda Perubahan kedua Perda nomor 21 tahun 2014 tentang Penyertaan Modal di Bank Lampung dan PDAM Tirta Jasa Kalianda ditunda. (SG)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi