Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 18 Maret 2026, 22:03 WIB 1,683 PDF

Dua Hari Raya Bersamaan, Lampung Selatan Kedepankan Toleransi dan Ketertiban

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dua Hari Raya Bersamaan, Lampung Selatan Kedepankan Toleransi dan Ketertiban
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengeluarkan imbauan resmi terkait pelaksanaan malam takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 M. Kebijakan ini diambil menyusul bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026, demi menjaga kerukunan antarumat beragama serta ketertiban umum.

Dalam surat imbauan tertanggal 17 Maret 2026 yang ditujukan kepada para camat, lurah, dan kepala desa se-Lampung Selatan, Bupati menegaskan sejumlah poin penting yang wajib diperhatikan masyarakat.

Salah satu poin utama adalah larangan pelaksanaan takbiran keliling menggunakan kendaraan bermotor maupun konvoi di jalan raya. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi gesekan sosial serta menghindari kebisingan yang dapat mengganggu masyarakat.

Sebagai gantinya, masyarakat diimbau melaksanakan takbiran secara khidmat di masjid atau mushola masing-masing dengan penggunaan pengeras suara yang disesuaikan. Selain itu, pelaksanaan takbiran juga disarankan tidak melewati pukul 22.00 WIB.

Tak hanya itu, umat Muslim juga diharapkan dapat menjaga suasana hening, khususnya di sekitar lingkungan yang terdapat umat Hindu yang sedang menjalankan ibadah Nyepi. Pemerintah juga melarang penggunaan petasan, mercon, kembang api, maupun sumber kebisingan lainnya.

Dalam imbauan tersebut, pemerintah daerah menekankan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

“Imbauan ini kami sampaikan agar dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, toleransi, dan kebersamaan,” demikian bunyi penegasan dalam surat tersebut.

Kebijakan ini menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menjaga harmoni sosial, terlebih di momentum dua hari besar keagamaan yang berlangsung bersamaan.

Berikut surat himbauan resmi yang di tandatangani bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.(red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi