Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (4 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (6 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (6 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (6 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (6 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (21 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
INFODESA 08 Februari 2026, 18:01 WIB 2,185 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dwi Riyanto Ungkap Filosofi Tumpeng dalam Tradisi Nyadran Triharjo

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dwi Riyanto Ungkap Filosofi Tumpeng dalam Tradisi Nyadran Triharjo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Warga Desa Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar tradisi Nyadran di Makamsari Dusun Girijaya I, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintahan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, serta ratusan warga setempat.

Nyadran merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Syakban atau Ruwah sebagai bentuk ziarah kubur sekaligus ikhtiar batin menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tradisi ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat.

 

Menariknya, sebagian besar warga hadir mengenakan pakaian adat Jawa seperti sorjan, blangkon, jarik, dan lurik. Busana tradisional tersebut menjadi penegasan bahwa Nyadran bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama untuk para ahli kubur yang dikenal dengan sebutan donga slametan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kirab tumpeng dan uborampe yang diarak oleh Karang Taruna Dusun Girijaya I yang bernama Semud Bagus.

Tumpeng beserta uborampe yang dikirab memiliki makna filosofis mendalam sebagai simbol tujuan dan hikmah pelaksanaan Nyadran.

Usai dikirab, tumpeng disambut para sinoman untuk kemudian disajikan dan dinikmati bersama oleh warga sebagai wujud kebersamaan dan gotong royong.
Acara dilanjutkan dengan ular-ular, istilah tradisional untuk tausiyah, yang disampaikan oleh anggota DPRD Lampung Selatan, Dwi Riyanto.

Legislator yang dikenal dengan julukan Konco Yasinan tersebut menjelaskan bahwa tumpeng merupakan simbol tumuju pangeran, yakni pengakuan bahwa kehidupan manusia berasal dari Allah SWT dan kelak akan kembali kepada-Nya.

Mantan Komisioner KPU Kabupaten Lampung Selatan dua periode itu juga menguraikan makna uborampe Nyadran. Salah satunya adalah ingkung, ayam yang dimasak utuh, yang dimaknai sebagai akronim dari ingsun manekung, pesan bahwa manusia sebagai hamba harus senantiasa tunduk dan bersujud kepada Allah SWT.

Selain itu, ketan dan apem dimaknai sebagai simbol lengketnya hubungan antarwarga serta kesiapan untuk saling memaafkan menjelang bulan suci Ramadan.

Sementara itu, dalam sesi tanggap wacana atau sambutan tokoh masyarakat, Kepala Desa Triharjo, Santoso, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Nyadran yang sarat nilai budaya Nusantara tersebut.

Ia berharap pesan utama Nyadran, yakni mengingat kematian dan mempererat silaturahmi, benar-benar dapat diresapi oleh seluruh masyarakat dalam menyongsong bulan Ramadan. (red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi