Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (33 menit yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (3 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (7 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (7 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (8 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (22 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 07 April 2018, 12:25 WIB 1,085 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Enam Ekor Sapi Milik Warga Mati Tanpa Sebab

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Enam Ekor Sapi Milik Warga Mati Tanpa Sebab
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan Infodesanews.com – Para Peternak sapi di Dusun Talang Ulu Desa Talang Baru Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan. di cemaskan dengan kejadian matinya ternak sapi yang mendadak.

Pasalya dalam kurun waktu Empat bulan terahir ini sudah ada Enam ekor sapi milik warga yang mati secara mendadak tanpa sebab.

Parman (40) Selaku RT di Dusun Talang Ulu Desa setempat menuturkan, sudah ada enam ekor sapi milik warga yang mati secara mendadak, dalam kurun waktu empat bulan terahir ini, namun ada juga yang dapat tertolong hingga sehat.

“Padahal kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak UPT Dinas Peternakan Kecamatan setempat, namun sejauh ini belum ada penaganan.”Kata Parman Kepada Infodesanews.com. Jum.at (6/4)

“Mas, bisa liat sendiri kan, Kalau dari segi perawatan dan tempat serta makanan saya kira sudah baik. andaikan keracunan jelas terlihat dari mulutnya akan berbusa.”kata dia lagi.

Hal tersebut di benarkan oleh kepala Desa setempat, Ahmadi bahwa warganya telah melaporkan kejadian adanya beberap ekor sapi yang mati tanpa sebab dalam kurun waktu empat bulan terahir ini.

“Kami sudah laporkan kejadian ini ke pihak UPT Dinas Peternakan Kecamatan setempat.”saya berharap, Dinas terkait mencari solusi agar tidak berkembang dan membuat was-was para pemilik sapi.”ujarnya.

Sementara itu KUPT Dinas Peternakan Kecamatan Sidomulyo, Yoyok Ari Sarata, menyebutkan bahwa matinya sapi-sapi milik warga tersebut akibat salah teknis saat pemberian makan sehingga mengakibatkan Perut sapi kembung.

“Artinya bukan penyakit Virus ataupun wabah, itu hanya saja salah teknis saat pemberian makannya saja,”tuturnya.

Yoyok menambahkan, biasanya itu terjadi ketika memberi makan sapi, rumputnya yang di dapat dari rawa-rawa dan langsung memberikan serta memberi minum sapi, ahirnya membuat perut sapi jadi kembung.

“Karna menurut salah satu Staf saya yang ngecek tidak di temukan adanya wabah atau penyakit lainya, kalau terkena wabah atau Virus lainya maka tanda-tandanya sapi mengeluarkan keringat dan kejang-kejang.”Kata Yoyo di ujung telponya saat dihubungi Infodesanews.com Jum.at (6/4) sore pukul 18.46.wib. (SG/slmt)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi