Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 05 September 2026, 19:20 WIB 1,574 PDF

GAK Erupsi Lagi, Hujan Debu Mulai Terasa: Warga Diminta Waspada!

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

GAK Erupsi Lagi, Hujan Debu Mulai Terasa: Warga Diminta Waspada!
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda kembali meningkat. Erupsi yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) turut memunculkan dampak berupa sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah terdampak harus meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap debu vulkanik yang dapat mengganggu jarak pandang dan kesehatan pernapasan.

Badan Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau melaporkan erupsi menerus mulai terjadi sekitar pukul 23.07 WIB. Aktivitas tersebut diinterpretasikan sebagai lava fountain atau air mancur lava.

Sebaran abu vulkanik bahkan telah dilaporkan mencapai sejumlah wilayah Lampung. Pada Sabtu (5/9/2026), hujan abu dilaporkan terjadi di Kabupaten Tanggamus dan Pesisir Barat. Abu berwarna kehitaman ditemukan di sejumlah permukiman dan membuat sebagian warga mengurangi aktivitas di luar rumah.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa aktivitas GAK masih dinamis. Sebelumnya, BPBD Lampung Selatan juga menyampaikan bahwa dinamika magma dangkal Gunung Anak Krakatau masih tinggi sehingga potensi erupsi susulan tetap perlu diwaspadai.

Saat ini, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat, wisatawan, nelayan maupun pengunjung untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas/kawah aktif.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu juga diimbau menggunakan masker atau pelindung pernapasan, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat abu pekat, serta menjaga pintu dan jendela rumah tetap tertutup.

Yang tak kalah penting, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial, khususnya kabar mengenai potensi tsunami yang belum terverifikasi.

Badan Geologi menyatakan hingga evaluasi terbaru, kondisi tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pascaerupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami.

Erupsi GAK belum berarti kepanikan. Namun hujan debu adalah alarm agar kewaspadaan tidak diturunkan. Masyarakat diminta tetap tenang, menggunakan perlindungan diri dan mengikuti setiap perkembangan dari BPBD, PVMBG, Badan Geologi, serta kanal resmi pemerintah. (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi