Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 02 Maret 2019, 06:57 WIB 2,456 PDF

Ganjar Minta Pengembangan Kawasan Borobudur Libatkan Masyarakat Lokal

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ganjar Minta Pengembangan Kawasan Borobudur Libatkan Masyarakat Lokal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SEMARANG, INFODESANEWS – Kawasan Borobudur menjadi satu dari empat destinasi wisata superprioritas nasional yang digarap serius oleh pemerintah pusat. Berbagai persiapan sudah dilakukan untuk menjadikan kawasan yang terletak di Magelang, Jawa Tengah itu menjadi destinasi wisata unggulan tingkat dunia.

Pemerintah bahkan sudah membentuk tim khusus untuk pengembangan kawasan Borobudur yang melibatkan sejumlah instansi terkait, baik kementerian maupun daerah. Tim tersebut adalah Tim Pelaksana Program Pengembangan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan (P3TB) yang bertemu dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk memaparkan sejumlah hal terkait masterplan pengembangan kawasan Borobudur, Jumat (1/3/2019).

Kepada tim, selain menyambut baik, Ganjar juga menitip pesan agar pada pengembangan Kawasan Borobudur tidak mengabaikan peran masyarakat lokal sebagai penunjang utama pariwisata. “Pembentukan kawasan pariwisata tidak cukup hanya menyiapkan infrastruktur saja. Keterlibatan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM), yakni masyarakat lokal harus didorong. Karena itu juga sangat penting untuk menyukseskan pariwisata,” katanya.

Menurut Ganjar, sebagus apapun sebuah destinasi pariwisata, jika masyarakat sekitar tidak memiliki kemampuan untuk mendukung maka tidak akan berhasil. Contoh yang paling sederhana adalah bagaimana merubah perilaku masyarakat setempat terkait kebersihan lingkungan, cara melayani wisatawan, cara menjual produk berkualitas dan sebagainya.

“Untuk itu, saya berpesan agar dalam tim ini juga melibatkan sosiolog atau antropolog untuk merubah sikap dan pola pikir masyarakat. Pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat lokal juga harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Dia mencontohkan, banyak masyarakat yang kurang peduli terhadap kebersihan. Akses sanitasi dan lingkungan di beberapa destinasi wisata kurang begitu mendapat perhatian. Selain itu, cara masyarakat menawarkan produk baik kerajinan ataupun olahan makanan dan minuman tradisional juga masih ala kadarnya.

Padahal, lanjut dia, seberapapun bagus dan enak produk yang dihasilkan, jika kemasan dan cara menjualnya tidak baik maka tidak akan laku. “Misalnya ini, ini lanting makanan khas tradisional. Menurut masyarakat enak, tapi kalau kemasannya seperti ini, ya kurang bagus lah,” ucapnya sambil menunjukkan salah satu produk makanan olahan masyarakat yang ada di ruangannya.

Ganjar menambahkan, pihaknya sudah melakukan banyak hal terkait persiapan penataan kawasan Borobudur. Karena kawasan sudah menjadi program nasional dalam pengembangan pariwisata, pihaknya mengatakan siap berkolaborasi dengan tim pusat. “Kami sepenuhnya mendukung, apapun yang dibutuhkan oleh pusat akan kami dukung sepenuhnya,” tukasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Regional, Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) Rudi S Prawira yang memimpin tim saat beraudiensi dengan Ganjar menerangkan, pihaknya terus bekerja untuk mewujudkan kawasan Borobudur menjadi destinasi wisata unggulan.

“Berbagai kegiatan sudah kami lakukan, mulai survei-survei, mendatangkan konsultan dan persiapan lainnya. Saat ini kami sedang membuat masterplan, untuk itu kami datang ke Jateng ini untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah terkait rencana tersebut,” katanya.

Meski sudah dibentuk tim khusus yang menangani pengembangan kawasan Borobusur, lanjut dia, keterlibatan tim dari daerah juga sangat penting, mengingat nantinya daerah yang lebih berperan. “Untuk itu kami berharap di daerah juga ada tim khusus dengan membentuk kelompok kerja (pokja) yang ada. Ternyata tadi disampaikan Pak Gubernur, sudah banyak yang dilakukan daerah untuk pengembangan kawasan ini, jadi tinggal disinkronkan saja dengan pusat,” tambahnya.

Dia mengamini pernyataan Ganjar, bahwa penataan kawasan tidak hanya fokus pada penyiapan infrastruktur semata. Namun keterlibatan masyarakat dan penyiapan sumber daya manusia yang mumpuni juga sangat penting. “Karena pada prinsipnya, pariwisata itu tidak akan bisa berkembang tanpa promosi, infrastruktur pendukung dan SDM yang memadai. Tentu ketiga hal itu akan menjadi fokus kami dalam penataan kawasan Borobudur,” tegasnya.

Rudi menambahkan, proyek penataan kawasan Borobudur tidak hanya dilakukan untuk daerah sekitar candi semata. Proyek ini diharapkan dapat berdampak pula ke kawasan-kawasan wisata yang ada di sekitarnya. “Khususnya Jogja, Solo dan Semarang (Joglosemar), namun tidak menutup kemungkinan meluas ke daerah lain seperti di Dieng Wonosobo, Purworejo, Klaten, Salatiga dan daerah-daerah lain di sekitarnya,” tutupnya.***Red

Sumb; http://humas.jatengprov.go.id/detail_berita_gubernur?id=2297

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi