Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
KHAZANAH 05 Juni 2025, 21:32 WIB 2,056 PDF

Gemerlap Obor dan Lampion Hiasi Malam Baamang, Warga Tumpah Ruah.

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gemerlap Obor dan Lampion Hiasi Malam Baamang, Warga Tumpah Ruah.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SAMPIT, INFODESANEWS | Sebanyak 27 kelompok peserta, terdiri dari pelajar SLTP, SLTA, majelis taklim, organisasi perempuan seperti PKK, serta perwakilan kelurahan se-Baamang, turut memeriahkan acara. Rata-rata dalam satu kelompok ada 25 hingga 40 orang. Tiap peserta membawa obor, lampion warna-warni, hingga miniatur Masjidil Haram dan Ka’bah yang dibawa oleh anak-anak berpakaian ihram.

Ribuan obor menerangi Jalan Cristophel Mihing, Kecamatan Baamang, Kota Sampit, menjadi lautan cahaya yang memukau, Kamis malam (5/6/2025).

Sebanyak 27 kelompok peserta, terdiri dari pelajar SLTP, SLTA, majelis taklim, organisasi perempuan seperti PKK, serta perwakilan kelurahan se-Baamang, turut memeriahkan acara. Rata-rata dalam satu kelompok ada 25 hingga 40 orang. Tiap peserta membawa obor, lampion warna-warni, hingga miniatur Masjidil Haram dan Ka’bah yang dibawa oleh anak-anak berpakaian ihram.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Pawai obor bukan hanya syiar Idul Adha, tapi juga menjadi salah satu cara kami mendukung program wisata religius Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Sufiansyah, Camat Baamang sekaligus Ketua Panitia Pawai Obor.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Pemerintah, para donatur, serta seluruh pihak yang ikut menyukseskan acara. Menurutnya, pawai obor tak hanya memperkuat nilai religius, tapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi lintas umat beragama. Menariknya, sejumlah warga non-Muslim juga tampak antusias menyaksikan dan mendukung jalannya pawai.

“Ini bukan hanya milik umat Muslim. Warga lain juga merasakan kebahagiaan yang sama. Kebersamaan seperti inilah yang ingin kami jaga di Baamang,” imbuhnya.

Lebih jauh, Sufiansyah menyoroti pentingnya menjaga tradisi pawai obor yang kini hanya tersisa di Baamang. Padahal, tradisi ini menyimpan nilai historis dan kebudayaan yang layak dilestarikan sebagai ikon daerah.**Abdul Muhid/Red.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi