Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
KHAZANAH 02 Juli 2026, 15:16 WIB 1,399 PDF

Hari ini, Menko Muhaimin Hadiri Agrotech Fair 2026 UNS, Dorong Inovasi Kemandirian Pangan

Kabiro Surakarta
Oleh: Kabiro Surakarta • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hari ini, Menko Muhaimin Hadiri Agrotech Fair 2026 UNS, Dorong Inovasi Kemandirian Pangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

SOLO  – INFODESANEWS.COM | Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Muhaimin Iskandar, menghadiri ajang Agrotech Fair 2026 yang mengusung tema “Desa Berdaya: Peran Milenial dalam Mendukung Kemandirian Pangan Lokal Berkelanjutan”. Acara tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia dengan Forum Mahasiswa Agroteknologi UNS.

Dalam pemaparannya, Dr. Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan demi mencapai kemandirian pangan nasional melalui tiga pilar utama di tingkat makro.

Pertama, mengubah politik pangan nasional dengan slogan menghentikan ketergantungan impor, khususnya komoditas terigu, dan beralih mengoptimalkan potensi bahan baku lokal.

Kedua, mengarahkan anggaran politik pangan untuk mendukung lahirnya para inovator pangan berbasis kearifan lokal. Ketiga, memperkuat basis kemandirian pangan pada ilmu pengetahuan dan riset akademis yang kuat.

“Saya siap bekerja sama dengan UNS untuk mengumpulkan seluruh inovator, praktisi, dan pelaku dari tingkat perintis hingga yang paling sukses agar tercipta kolaborasi. Kita berkeyakinan UNS bisa menjadi universitas yang mengayakan warga masyarakat desa,” ujar Muhaimin.

Dirinya berharap UNS dan perguruan tinggi lain terus menggalakkan penelitian untuk menemukan sumber kemandirian pangan baru yang bisa melahirkan kedaulatan pangan di tanah air secepat-cepatnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi tertinggi atas sinergi yang dibangun kementerian dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis. Menurutnya, seminar ini menjadi kontribusi nyata UNS dalam mendukung Asta Cita, terutama pada sektor penguatan ketahanan pangan, pembangunan dari desa, serta penguatan ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Emas 2045.

Ketahanan pangan bukan lagi sekadar meningkatkan produksi pertanian, melainkan fondasi kedaulatan bangsa dan instrumen penting mengurangi kemiskinan. Di tengah tantangan perubahan iklim dan geopolitik global, milenial dan Generasi Z memegang peran strategis sebagai motor penggerak inovasi digital, riset, serta pengembangan pangan lokal,” urai Prof. Fitria.

Sebagai perwujudan komitmen “Kampus Berdampak”, UNS siap menjadi laboratorium hidup (living laboratory) bagi kebijakan pemerintah agar bisa diterjemahkan menjadi teknologi tepat guna yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sebagai langkah konkret terdekat, Prof. Fitria mengumumkan bahwa pada minggu depan UNS akan melepas 2.930 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ribuan mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke 28 kabupaten di Indonesia, di mana sebagian besar program kerja yang diusung bertemakan penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa.  (*/Redslo)

Oleh: Kabiro Surakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Kabiro Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi