Kamis, 5 November 2026
TERKINI
• Bimtek Aparatur Pemerintah Desa se-Kecamatan Tunjungan, Bekal Pengelolaan Keuangan dan Persiapan Pilkades 2027 (1 jam yang lalu) • Residivis Penggelapan Motor Ditangkap Polisi Polsek Candipuro Di Lampung Timur (3 jam yang lalu) • Kapolda Lampung Rilis Pengungkapan Narkoba,Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu (3 jam yang lalu) • Jenggis Khan Haikal: Perda Larangan Overload Sudah Ada, Penegakan Jangan Sekadar Aturan (15 jam yang lalu) • Lamsel Fest 2026 Usung Konsep Baru: Spektakel Enam Hari dari Pesta UMKM, Atraksi Drift hingga Parade Budaya dan Night Lava Run (15 jam yang lalu) • 2.872 Unit RTLH di Kabupaten Blora Tersebar dari Berbagai Sumber Pendanaan (19 jam yang lalu) • Bupati Egi Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Infrastruktur, Harus Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan (20 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Materi, Dwi Riyanto Hadiahkan Buku untuk Kader HMI dari Berbagai Daerah (20 jam yang lalu) • MIM Congol Simo Gelar AMT, Perkuat Adab Islam dan Karakter Karimah Siswa (22 jam yang lalu) • Puting Beliung Robohkan Puluhan Rumah di Desa Cintamulya Kec Candipuro (22 jam yang lalu)
NASIONAL Lampung 03 November 2026, 18:28 WIB 69 PDF

Hari Kedua Bedah APBD 2027, PAD Rp440 Miliar Jadi Perhatian Banggar DPRD Diminta Kawal Setiap Rupiah Uang Rakyat.

Sugeng
Oleh: Sugeng • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hari Kedua Bedah APBD 2027, PAD Rp440 Miliar Jadi Perhatian  Banggar DPRD Diminta Kawal Setiap Rupiah Uang Rakyat.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Sugeng

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pembahasan Rancangan APBD Murni Tahun Anggaran 2027 Kabupaten Lampung Selatan memasuki hari kedua.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kembali membedah usulan program dan kebutuhan anggaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan fokus pada penentuan skala prioritas pembangunan.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli, didampingi dua Wakil Ketua DPRD, Merik Hevit dan Benny Raharjo, bersama anggota Banggar DPRD yang dipusatkan di ruang Banggar DPRD setempat, Selasa (3/11/2026)

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto memaparkan gambaran umum struktur rancangan APBD 2027, termasuk perkembangan informasi mengenai pendapatan transfer serta arah kebijakan fiskal daerah.

Berdasarkan rancangan awal yang disampaikan, pendapatan daerah Kabupaten Lampung Selatan pada 2027 diproyeksikan mencapai Rp2.111.150.511.084.

Jumlah tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp440.167.476.212 dan pendapatan transfer sebesar Rp1.670.983.034.872.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp2.113.919.155.644, dengan rincian sebagai berikut: Belanja operasi: Rp1.523.483.568.487. Belanja modal: Rp200.528.548.462. Belanja tidak terduga: Rp9.675.207.000. Belanja transfer: Rp380.031.831.695.

Dengan komposisi tersebut, rancangan APBD 2027 masih menunjukkan selisih antara pendapatan dan belanja sebesar Rp2.768.644.560 yang perlu diperhitungkan dalam struktur pembiayaan daerah.

Supriyanto menjelaskan, komposisi anggaran tersebut mencerminkan kebutuhan pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Selain memenuhi belanja wajib dan mengikat, kebijakan belanja juga diarahkan untuk mendukung penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta berbagai prioritas pembangunan daerah.

Dukungan terhadap program strategis nasional dan provinsi turut menjadi bagian dari arah pengalokasian anggaran.

Di sisi lain, pembahasan bersama Banggar DPRD dan TAPD menjadi tahapan penting untuk mencermati setiap usulan OPD, baik dari sisi kebutuhan, urgensi, maupun manfaat program yang akan dilaksanakan.

Penentuan skala prioritas menjadi perhatian utama agar keterbatasan kemampuan fiskal daerah tidak berujung pada penyebaran anggaran yang kurang efektif.

Banggar DPRD diharapkan dapat memastikan setiap alokasi belanja memiliki sasaran yang jelas, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan semata-mata berorientasi pada penyerapan anggaran.

Melalui pembahasan tersebut, rancangan APBD Murni 2027 diharapkan tersusun secara realistis dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan pembangunan, sehingga setiap rupiah uang rakyat dapat diarahkan untuk kepentingan masyarakat Lampung Selatan. (Redaksi Infodesanews)


Oleh: Sugeng

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #Lampung ##lamsel ##dprd ##banggar ##bupati Egi
Sugeng
Jurnalis Terverifikasi Pemimpin Redaksi / Kawil Lampung

Sugeng

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi