Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (3 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (3 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (3 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (3 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (18 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
INFODESA 15 Januari 2018, 18:16 WIB 1,534 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ibu – Ibu Lampung Selatan Menjerit Harga Beras Selangit

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ibu – Ibu Lampung Selatan Menjerit Harga Beras Selangit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan, Infodesanews.com – Harga beras di sejumlah wilayah termasuk Lampung Selatan terus mengalami kenaikan secara signifikan, hal ini di rasakan seluruh warga.

Giarti (35) warga Kecamatan Sidomulyo merasa terbebani dengan kenaikan harga Beras yang signifikan dan hampir tiap minggu harga terus naik. yang biasanya mampu beli sampai 20 kilo per minggu namun dengan naiknya harga, saat ini hanya mampu membeli 10 koli.

“saya berharap kepada pemerintah pusat dan daerah dapat segera mengatasi persoalan harga Beras yang terus merangkak naik.”ujar Giarti.

Sementara itu Rusmi (30) salah seorang pedagang beras di Pasar tradisional Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, mengatakan Kenaikan ini dirasakan sejak awal Desember 2017, Beras jenis IR 64 yang awalnya Rp 9000-10.000 per kilo kini menjadi Rp 12000 – 13000 ribu per kilo, Beras bulet jenis muncul dari Rp 8500-9000 per kilo kini menjadi Rp 10.000-11000 per kilonya.”kata dia pada Infodesanews.com. Senin (15/1)

“Mungkin bisa saja nanti naik lagi karena kenaikannya bertahap setiap minggunya ,” ujar Rusmi ,Ia menduga, penyebab melonjaknya harga beras disebabkan Karna disejumlah daerah termasuk Lampung Selatan para petani baru mulai tanam padi,

“Hujan dan cuaca yang tak menentu ini juga sebagai faktor utama, sehingga waktu penanaman jadi telat, Dampaknya, pasokan beras yang masuk ke pasar menjadi berkurang.

Hal yang sama di ungkapkan pedagang beras di Pasar Kecamatan Candipuro Lampung Selatan menuturkan, saat ini harga beras sedang tinggi-tingginya. Karna Stok gabah di petani dan penggilingan menipis.

Beras kualitas super ia jual Rp 13 ribu per kilo, medium Rp 12 ribu per kilo, dan kualitas standar Rp 10.500 per kilo.

Dengan lonjakan harga yang terus merangkak naik tiap minggunya menyebabkan berkurangnya omset penjualan, Karna yang biasanya beli Beras 20 kilo kini beli 10-15 kilo.”ujarnya. (SG/slmt)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi