Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (10 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (10 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 04 Mei 2018, 22:25 WIB 578 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Jelang Bulan Ramadhan Harga Gas Ukuran 3 Kg Di Lamsel Mulai Melambung

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jelang Bulan Ramadhan Harga Gas Ukuran 3 Kg Di Lamsel Mulai Melambung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com — Menjelang bulan puasa Harga gas elpiji 3 kg dibeberapa kecamatan di Lampung Selatan mencapai Rp22 ribu per tabung.

Mahalnya harga gas yang di subsidi oleh pemerintah dikeluhkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, Gas yang di jual di sejumlah wilayah Lampung Selatan. bervariasi kisaran Rp 20-22 ribu per tabung.

Salah seorang penjual gas di Kecamatan Sidomulyo Rahma (44) mengatakan, sudah sekitar satu bulan terahir ini saya jual dengan harga Rp 22 ribu per tabung, “Kata dia pada Infodesanews.com, Jum, at (4/5)

Menurutnya harga gas yang dijual tergantung modal mereka pada saat membeli. Jika modal naik, maka harga jual di sesuaikan.

” Gas diantar agen, mereka jual dengan harga tidak pasti, kalau harga tinggi alasannya stok sedikit,” kata dia.

Hal senada di ungkap pedagang lainnya di Kecamatan Katibung, jika  harga gas elpiji yang di jual di warung nya tidak pernah dibawah Rp20 ribu per tabung.

“Harga gas tidak pernah di bawah dua puluh ribu rupiah pe rtabung,” kata Junroni (51).

Tingginya harga di sebabkan sulitnya mendapatkan gas sesuai dengan harga eceran tertinggi. Sehingga berdampak kepada harga penjualan di warungnya.

“Kalau dapat sesuai HET paling banyak dua tabung,” ujarnya.

Sementara itu, tingginya harga gas elpiji dikeluhkan masyarakat khususnya ibu rumah tangga. Selain tinggi, terkadang gas elpiji sangat sulit dicari apalagi di bulan puasa dan menjelang Hari Raya idul Fitri.

“kadang nyari gas sampai ke desa lain, itupun harga selangit,” kata Sutini (43).

Dijelaskannya, harga gas elpiji akan terus naik, seiring dengan mendekatinya bulan puasa. Ia berharap pemerintah bisa menekan harga dengan menggelar operasi pasar murah gas elpiji.

“Biasanya kalau bulan puasa semuanya naik, termasuk gas,”pungkasnya. (SG)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi