LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Di tengah padatnya transaksi kebutuhan pokok jelang Ramadhan, kehadiran Zita Anjani di pasar Sidomulyo membuat suasana pasar berubah lebih semarak, Selasa (17/3/2026)
Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata yang juga menjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Selatan itu turun langsung menyusuri lorong pasar. Sejumlah pedagang tampak menghentikan aktivitasnya sejenak, sementara para pembeli mendekat untuk sekadar menyapa dan menyaksikan dari dekat.
Kunjungan tersebut difokuskan pada pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci. Namun di lapangan, blusukan itu tidak berhenti pada agenda seremonial. Interaksi langsung dengan pedagang dan warga memperlihatkan upaya membaca denyut ekonomi rakyat secara nyata.
Nampak Zita berdialog dengan pedagang, menanyakan harga beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging, hingga sayuran lokal.
“Gimana harganya, stabil kan?” tanya istri orang nomer satu di Lampung Selatan ini.
Sejumlah pedagang menyebut harga beberapa komoditas masih relatif terkendali. Meski demikian, mereka juga mengingatkan adanya potensi kenaikan pada barang-barang tertentu, khususnya yang pasokannya bergantung dari luar daerah.
Perhatian publik tertuju saat Zita singgah di lapak Tukilah (45), penjual bumbu dapur. Percakapan berlangsung cair dan penuh canda. Zita membeli aneka bumbu serta sayuran, membuat lapak kecil itu seketika menjadi pusat perhatian pengunjung pasar.
“Senang sekali, jarang pejabat mau turun langsung begini. Harapannya sering-sering datang,” ujar Tukilah.
Momen tersebut berlanjut ketika Zita membagikan sayuran yang dibelinya kepada ibu-ibu yang tengah berbelanja. Aksi spontan itu memancing senyum dan rasa syukur warga, sekaligus memperlihatkan wajah lain dari kunjungan pejabat di pasar tradisional.
Kehadiran UKP di Pasar Sidomulyo dinilai bukan sekadar simbolik. Di sela kunjungan, ia mencermati langsung fluktuasi harga dan pasokan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kebutuhan pokok menjelang Ramadhan, periode yang kerap diiringi lonjakan permintaan dan tekanan harga.
Dari hasil pantauan di lapangan, tren harga sembako terpantau bervariasi. Sejumlah komoditas masih stabil, sementara lainnya mulai menunjukkan gejala kenaikan. Pedagang berharap distribusi tetap lancar agar gejolak harga tidak semakin membebani masyarakat.
Kunjungan tersebut turut didampingi Agus Sartono, Wakil Ketua TP-PKK Reni Apriyani, Sekretaris Daerah Supriyanto, Ketua DWP Ratna Yanuana, serta Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tri Umaryani. (red)