Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (20 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 22 Mei 2026, 11:37 WIB 493 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kadisdik Lampung, Thomas: Generasi Hari Ini Terjebak Ilusi Memahami Dunia

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kadisdik Lampung, Thomas: Generasi Hari Ini Terjebak Ilusi Memahami Dunia
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, kembali mengingatkan pentingnya membangun budaya literasi di tengah derasnya arus informasi dan distraksi digital yang semakin memengaruhi cara berpikir masyarakat, khususnya generasi muda.

Melalui gagasan bertajuk “Ilusi Memahami Dunia”, Thomas Amirico menilai bahwa kemajuan teknologi saat ini justru sering membuat seseorang merasa paling tahu, padahal hanya memahami permukaan informasi tanpa proses berpikir yang mendalam.

“Di era digital, semua informasi begitu mudah diakses. Tapi yang menjadi tantangan besar hari ini adalah banyak orang merasa memahami dunia hanya karena melihat potongan informasi di media sosial. Padahal memahami itu butuh membaca, berpikir, berdiskusi, dan proses panjang,” ujar Thomas.

Menurutnya, rendahnya minat baca dan budaya literasi menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis dan karakter.

“Kita sedang menghadapi era yang terlalu cepat. Anak-anak dibanjiri informasi setiap detik, namun tidak semuanya mampu menyaring mana pengetahuan dan mana sekadar hiburan sesaat. Di sinilah pentingnya literasi modern,” tegas mantan Sekretaris DPRD Lampung Selatan itu.

Thomas juga menyoroti fenomena masyarakat yang mudah terprovokasi oleh opini dan informasi viral tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Ia mengajak dunia pendidikan untuk lebih aktif membangun ruang belajar yang mendorong nalar, diskusi, dan kebiasaan membaca.

“Sekolah harus menjadi tempat lahirnya manusia yang mampu berpikir, bukan sekadar menghafal. Karena tantangan masa depan bukan siapa yang paling cepat menerima informasi, tapi siapa yang paling bijak memahami informasi,” katanya.

Ia berharap semangat literasi tidak hanya menjadi slogan, melainkan gerakan nyata yang dimulai dari sekolah, keluarga, hingga lingkungan masyarakat.

Dengan pesan kuat tersebut, Thomas Amirico mengajak generasi muda Lampung untuk tidak terjebak dalam “ilusi memahami dunia”, tetapi terus belajar, membaca, dan memperluas wawasan agar mampu menghadapi perubahan zaman dengan pemikiran yang matang dan karakter yang kuat. (Red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi